7 comments on “Hakikat Sholat

  1. subhanallah..saya baru tahu hakikat dari sholat itu sendiri. Sungguh saya lalai dengan semua ini.
    terima kasih atas penjelasannya. Semoga dari saya mulai tahu ini..saya bisa mengerti dan mengamalkannya.

    Semoga Allah menambahkan ilmu dan hidayah-Nya untuk sodara…
    dari mana dan bagaimana belajar semua ini..sunggu saya tertarik sekali.

  2. Assalamu’alaykum warochmatuloohi wabarokaatuh…. Saya mau bertanya, pada pembahasan ini cukup menarik buat saya. hanya saja saya ingin meminta ketegasan tentang sbb :
    Masalah yang menyatakan sempurnanya didalam shalat :

    Adapun sempurnanya BERDIRI (IHRAM) itu hakikatnya : Nyata kepada ZAT Allah
    Hurufnya ALIF.
    Alamnya LAHUT.
    Tempatnya ROHANI, karena ROHANI itu kenyataan MA’RIFAT

    Adapun sempurnanya RUKU’ (MUNAJAH) itu hakikatnya :Nyata kepada SIFAT Allah.
    Hurufnya LAM Awal
    Alamnya JABARUT.
    Tempatnya NYAWA, karena Nyawa itu kenyataan HAKIKAT.

    Adapun sempurnanya SUJUD (MI’RAJ) itu hakikatnya : Nyata kepada ASMA Allah.
    Hurufnya LAM Akhir.
    Alamnya MALAKUT.
    Tempatnya HATI, karena hati itu kenyataan THARIQAT.

    Adapun sempurnanya DUDUK (TABDIL) itu hakikatnya Nyata kepada AF’AL Allah.
    Hurufnya HA.
    Alamnya NASUWAT Tempatnya TUBUH.
    karena tubuh itu kenyataan SYARIAT.

    Adapun BERDIRI (IHRAM)
    itu kepada MA’RIFAT Allah. Hurufnya MIM Awal.
    Nyata kepada KEPALA (ARASY) kita.

    Adapun RUKU’ (MUNAJAH
    itu kepada HAKIKAT Allah.Hurufnya cHA.
    Nyatanya kepada DADA kita.

    Adapun SUJUD (MI’RAJ)
    itu kepada THARIQAT Allah. Hurufnya MIM.
    Nyatanya kepada PUSAT (PUSER) kita.

    Adapun DUDUK (TABDIL)
    itu kepada SYARIAT Allah. Hurufnya DAL.
    Nyatanya kepada KAKI kita.

    Mohon dibandingkan dengan yang diatas, manakah yang benar ?
    Wassalam, Hormat saya Musthafa Kamal

    • Kedua jawaban diatas itu bnr sodara mustafa.. jawaban yg pertama.. itu menandakan org tersebut telah berada pada maqam hakikat.. sedangkan jawaban yg kedua.. menandakan bahwa org itu baru berada pada maqam Tarikaq..

    • Apakah sholat itu membutuhkan saksi?? jika perbuatan baik dan ibadah manusia memerlukan saksi.. berarti Allah tidak maha melihat dan tidak maha mengetahui.. tiada bergerak hati seseorang untuk melakukan kebaikan melainkan terlebih dahulu diketahui oleh Allah.. firman Allah dalam hadist Kudsi ” MalaikatKu adalah penilik Lahir dan Aku Allah adalah peniliknya batin “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s