11 comments on “Hakikat Sholat

  1. subhanallah..saya baru tahu hakikat dari sholat itu sendiri. Sungguh saya lalai dengan semua ini.
    terima kasih atas penjelasannya. Semoga dari saya mulai tahu ini..saya bisa mengerti dan mengamalkannya.

    Semoga Allah menambahkan ilmu dan hidayah-Nya untuk sodara…
    dari mana dan bagaimana belajar semua ini..sunggu saya tertarik sekali.

  2. Assalamu’alaykum warochmatuloohi wabarokaatuh…. Saya mau bertanya, pada pembahasan ini cukup menarik buat saya. hanya saja saya ingin meminta ketegasan tentang sbb :
    Masalah yang menyatakan sempurnanya didalam shalat :

    Adapun sempurnanya BERDIRI (IHRAM) itu hakikatnya : Nyata kepada ZAT Allah
    Hurufnya ALIF.
    Alamnya LAHUT.
    Tempatnya ROHANI, karena ROHANI itu kenyataan MA’RIFAT

    Adapun sempurnanya RUKU’ (MUNAJAH) itu hakikatnya :Nyata kepada SIFAT Allah.
    Hurufnya LAM Awal
    Alamnya JABARUT.
    Tempatnya NYAWA, karena Nyawa itu kenyataan HAKIKAT.

    Adapun sempurnanya SUJUD (MI’RAJ) itu hakikatnya : Nyata kepada ASMA Allah.
    Hurufnya LAM Akhir.
    Alamnya MALAKUT.
    Tempatnya HATI, karena hati itu kenyataan THARIQAT.

    Adapun sempurnanya DUDUK (TABDIL) itu hakikatnya Nyata kepada AF’AL Allah.
    Hurufnya HA.
    Alamnya NASUWAT Tempatnya TUBUH.
    karena tubuh itu kenyataan SYARIAT.

    Adapun BERDIRI (IHRAM)
    itu kepada MA’RIFAT Allah. Hurufnya MIM Awal.
    Nyata kepada KEPALA (ARASY) kita.

    Adapun RUKU’ (MUNAJAH
    itu kepada HAKIKAT Allah.Hurufnya cHA.
    Nyatanya kepada DADA kita.

    Adapun SUJUD (MI’RAJ)
    itu kepada THARIQAT Allah. Hurufnya MIM.
    Nyatanya kepada PUSAT (PUSER) kita.

    Adapun DUDUK (TABDIL)
    itu kepada SYARIAT Allah. Hurufnya DAL.
    Nyatanya kepada KAKI kita.

    Mohon dibandingkan dengan yang diatas, manakah yang benar ?
    Wassalam, Hormat saya Musthafa Kamal

    • Kedua jawaban diatas itu bnr sodara mustafa.. jawaban yg pertama.. itu menandakan org tersebut telah berada pada maqam hakikat.. sedangkan jawaban yg kedua.. menandakan bahwa org itu baru berada pada maqam Tarikaq..

    • Apakah sholat itu membutuhkan saksi?? jika perbuatan baik dan ibadah manusia memerlukan saksi.. berarti Allah tidak maha melihat dan tidak maha mengetahui.. tiada bergerak hati seseorang untuk melakukan kebaikan melainkan terlebih dahulu diketahui oleh Allah.. firman Allah dalam hadist Kudsi ” MalaikatKu adalah penilik Lahir dan Aku Allah adalah peniliknya batin “

  3. (jika kita hanya skedar melihat gerakannya saja,kita pasti akan bertanya-tanya, kok penyembahan kepada Allah seperti itu? Berdiri,Rukuk,Sujud dan Iftidal, kelihatan sangat aneh, dan kadang menjadi bahan olok-olok bagi non muslim, bahkan kelihatan cara mereka menyembah kelihatan lebih hikmah.oleh karna itu, sebagai muslim kita wajib mengetahui hakikat dari Sholat, baik itu gerakannya, maupun hal yang tersembunyi dibalik gerakan itu)

    setelah membaca ini tersirat dalam hati shalat tanpa memaknainya tiada berbeda dengan non muslim dalam mengerjakan ibadahnya.
    dari bahasan di atas saya tidak menemukan bacaan bacaan shalat di atas.

    yang saya tanyakan adalah bagaimanakah sejatinya memaknai shalat itu?
    gerakannya
    bacaanya
    saya takut salah menafsirkan pesan yang ingin si sampaikan admin

    terima kasih
    (sudilah kiranya, admin mengirimkan balasan ke email saya agar bisa berkomunikasi lebih dalam lagi)

    • Sholat terdiri diri dari 4 gerak utama.. Berdiri = Api = Alif pada Asma Allah..
      Rukuk = Angin = Lam pada asma Allah..
      Sujud = Air = Lam ke 2 pada asma Allah..
      duduk Iftidal = Tanah = Ha pada asma Allah.. gerak sholat adalah penyembahan Tubuh kepada Allah ( manusia tercipta dari 4 unsur tadi, Api,Air,angin dan Tanah.. karna itu ke 4 unsur ini menyembah kepada Allah melalui gerak sholat tadi.. bacaan sholat secara syariat adalah sama.. yg sedikit membedakan.. adalah dalam setiap tuma’ninah ( gerak diantara berdiri dan rukuk.. rukuk kembali berdiri.. gerak antara berdiri kesujud.. dan antara sujud ke iftidal dan seterusnya ) itu diisi dengan zikir qalbu tanpa ucapan.. hanya dengan kalbu.. sedangkan mulut tetap melafazkan Allahu Akbar.. Firman Allah dalam hadist Kudsi ” Inna Sholata Lizikrillahi ” sesungguhnya sholat itu adalah berzikir kepada Allah.. maka sesungguhnya sholat itu bukan hanya penyembahan tubuh saja kepada Allah.. tp juga penyembahan Qalbu, Ruh, dan sir.. penyembahan lahir dan juga batin..

  4. Saya pernah mendengar istilah marifat pemutus apa yang dimaksud dengan marifat pemutus itu wahai saudaraku atas penjelasannya saya banyak ucapkan terima kasih

    • Assalamualaikum saudara Eka.. maksd dari ucapan itu sebenarnya adalah.. ma’rifat itu memutuskan kecenderungan hati kepada yg selain Allah.. hdp didunia dan menjalani kehidupan dunia selayaknya org lain.. tp hatinya tdk lagi terikat oleh keinginan dunia.. hatinya hanya condong kepada Allah.. sehingga dia memiliki kecintaan dan kepatuhan atas segala perintah dan larangan Allah.. dan berusaha semakin mendekat kepada yg dicintainya ITU.. Ma’rifat terdiri dari 2 bagian.. yakni ma’rifatullah dan ma’rifaturrasul..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s