6 comments on “MASALAH ROH

  1. assalamu alaikum…..
    sebelumnya saya mohon dimaafkan bila pertanyaan saya kurang nyambung atau trllu berlebih atau mungkin jawabnya telah ada dlm uraian namun saya yg kurang memahami.
    saya mohon jawabannya untuk memenuhi tuntutan logika saya….
    APA SEBABNYA ROH BISA LEPAS DARI JASAD ATAU NYAWA BISA KELUAR DRI RAGANYA(ini terjdi karena kematian atau mungkin adanya hal lain yg mungkin terjadinya).
    APA SEBABNYA?
    NAMUN JAWABANNYA SELAIN DRI TAQDIR ATAU SETIAP RAGA PASTI MATI.
    PERTANYAAN BERIKUTNYA ADALAH SAYA SERINGKALI MERASA TIDAK SIAP UNTUK MENINGGALKAN DAN DITINGGALKAN(mati)
    alhamdulillah…saya ucapkan terima kasih.

    Suka

  2. asssalamualaiku…admin saya mohon ijin untuk mengeprin pembahasan pembahasan yang disampaikan di blog ini,mohon izin halal dunia akhiratnya.

    Suka

  3. Kalau menurut pemahaman saya Ruh sebenarnya satu saja setelah ia ditiupkan Allah ke jasad kita lalu ia menyatu dengan jasad, selama ia menyatu dengan jasad ada semacam pintu-pintu hubungan Roh melalui Jasad ke alam zhohir, nah dalam pintu-pintu itu si roh dibantu oleh para malaikat dalam menghadapi godaan lawan yang sifat merusak hakikat Ruh dan Jasad yang diciptakan Allah. Jadi Roh yang ada beberapa macam itu maknanya adalah pintu-pintuh Roh dalam Jasad dalam berhubungan dengan dunia luar melalui yg nafas, nufus, pupus, dan (ada satu lagi sebenarnya).

    Suka

  4. Kalau menurut pemahaman saya Ruh sebenarnya satu saja setelah ia ditiupkan Allah ke jasad kita lalu ia menyatu dengan jasad, selama ia menyatu dengan jasad ada semacam pintu-pintu hubungan Roh melalui Jasad ke alam zhohir, nah dalam pintu-pintu itu si roh dibantu oleh para malaikat dalam menghadapi godaan lawan yang sifat merusak hakikat Ruh dan Jasad yang diciptakan Allah. Jadi Roh yang ada beberapa macam itu maknanya adalah pintu-pintuh Roh dalam Jasad dalam berhubungan dengan dunia luar melalui yg nafas, nufus, pupus, dan (ada satu lagi sebenarnya). Memahami hakikat Roh memang melalui Roh itu lah kita berhubungan Allah, selain melalui Roh tidak mungkin karena jasad tidak mampu, untuk menguatkan jasad lalu ada amaliah dan sikap tasauf supaya bisa ‘mengimbangi’ si Roh tadi. Coba simak riwayat Nabi Musa AS menerima wahyu di bukit Torsina dan Malaikat Jibril As menemani Rasulullah dalam Mi’raj mengadap dengan Allah SWT di Arasy-Nya.

    Suka

Tinggalkan Balasan ke tafakkurdiri Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s