IBLIS SANG PENCINTA SEJATI


Iblis Sang Pencinta Sejati

Judul Asli :     إبليس حبيب صحيح  

Anugerah tertinggi sang kekasih bagi sang pencinta rasa damai tidak bisa diperoleh oleh hati yang masih membenci,kendati ditujukan kepada iblis atau syetan, demikianlah seorang sufi wanita Rabi’ah Al Adawiyah tidak menyisakan ruang di dalam hatinya untuk membenci setan.,Ketahuilah, Bahwa hakikat segala sesuatu adalah Allah Azzawajallahu, demikian juga dengan hakikat iblis… Iblis bukanlah makhluk yang patut dibenci, Al-Hallaj mengakui bahwa iblis adalah figur sang pencinta sejati, seorang yang teguh, ia adalah sang mursyid bagi para malaikat-Nya.. Iblis adalah sosok “ figur sempurna ” bagi para pencinta Kebenaran , kecintaan mutlaknya kepada yang Maha pencipta alam semesta, tidak diragukan lagi.. ujian penderitaan dari sang kekasih diterimanya tanpa bertanya dan  menentang .

Hazrat Sarmad menganjurkan manusia agar berguru Tauhid Murni kepada iblis. Ahmad al-Ghazali (adik Imam Ghazali) menilai bahwa manusia yang tidak tahu hakikat iblis, masih belum beriman, cenderung terperosok menduakan Allah.

Dialog antara Allah dan iblis ,di dalam Alquran sangat simbolik. Sebetulnya Allah sedang mengajari kaum Adam dan para malaikat tentang ” Mahabbah ” adalah suatu sikap bakti yang berupa penyerahan  tertinggi kepada-Nya,  Melalui tindakan iblis di dalam Al Qur’an dikatakan iblis termasuk golongan jin, menurut makna jin disini dalam pengertian “ asing ” bagi komunitas malaikat, yang artinya berasal dari ras yang lain.

Ia bernama Azazil dan selanjutnya hidup di kalangan malaikat, Ia berbakti kepada Allah ribuan tahun lamanya hingga derajat kerohaniannya mencapai derajat malaikat agung, dalam khazanah Sufi, sesungguhnya malaikat merupakan makhluk yang memiliki kesadaran rohani yang tinggi dan berwujud cahaya,

Ketika Allah memerintahkan para malaikat bersungkur sujud di hadapan Adam     mereka semua bersujud, kecuali Azazil..

Maka terjadi dialog antara Allah dengan Azazil seperti diterangkan dalam kitab at-Tawasin karya besar Mansur al-Hallaj:

Allah bertanya pada Azazil,  ” Mengapa kau enggan bersujud pada Adam ? ”,

Azazil menjawab,  ” Tiada yang patut kuagungkan selain Diri-Mu ”.

Allah bertanya balik,  ”  Meskipun kau akan menerima kutukan-Ku ?  ”.

Azazil menjawab, ”  Tidak mengapa, karena hasrat hatiku tak sudi condong pada yang lain selain Diri-Mu  …

Kemudian Azazil bersyair: “ Kendati Kau membakarku dengan Api Suci-Mu yang menyala-nyala untuk selamanya , aku tak akan pernah sudi tunduk pada kesadaran ego (manusiawi) pernyataanku berasal dari hati yang tulus dalam Cinta aku memiliki kemenangan, bagaimana tidak ?”

Azazil melanjutkan syairnya: “Sesungguhnya tiada jarak yang memisahkan Dikau denganku ketika tujuan tercapai kedekatan dan jarak adalah satu,  kendati aku ditinggal derita keadaan itu akan menjadi karibku jika Kasih itu satu, bagaimana kita bisa berpisah? dalam kemurnian yang mutlak, Diri-Mu kuagungkan bagi seorang hamba dengan hati yang benar bagaimana dia menyembah sesuatu selain Dikau ?”

Ribuan kali, Yang Maha Mengetahui memerintahkan Azazil bersujud, tetapi dia tetap enggan,..

lalu ia bersyair: “Ya Allah, segala sesuatu termasuk diriku ini adalah milik-Mu Kau telah memberikan ku pilihan, namun Kau telah menentukan pilihan-Mu bagiku,  jika Engkau melarangku dari bersujud, Kau adalah Pelarang, Jika aku salah paham, jangan Kau tinggalkan daku, jika Kau menginginkanku bersujud dihadapannya, hamba patuh namun tak seorangpun lebih mengetahui tentang Maksud-Mu selain Nuraniku ini”..

Atas penolakannya, Yang Maha Pengasih menganugerahkan “Kafir” pada Azazil berupa kutukan dan penderitaan.. dengan pasrah, tanpa bertanya lagi, tanpa mengeluh, ia menerima Anugerah-Nya yang tertinggi, sekaligus terberat.

Catatan :

Kenapa Iblis menerima begitu saja tanpa menolak kutukan Allah? Tidak protes sedikitpun? Namun Sekiranya Allah menganugerahkan Murtadin kepada Azazil, niscaya dia akan menolak, iblis tahu, kekafiran adalah menyembah selain Allah, dan iblis tidak pernah meNuhankan selain Allah, sangat jauh berbeda jika dikatakan Murtad, Murtad berarti meninggalkan Allah dan menyembah kepada sembahan lain, dan Azazil tidak akan pernah melakukan itu.

Mulai dari sinilah Rencana Allah untuk membuat Surga dan Neraka berfungsi sebagai tempat kembali bagi manusia, dan Dunia ini sebagai ciptaan bagi manusia mengarungi kehidupan dan cobaan dari Allah. Sekiranya Allah memberi pengetahuan kepada Iblis akan keutamaan Adam, dan mengetahui bahwa sujud kepada Adam adalah sujud perhormatan kepada Hakikat Muhammad pada diri Adam, dan bukan sujud penyembahan, niscaya Iblis ( Azazil ) akan bersujud. Tapi tidak demikian adanya, karena Iblis sendiri akan diberi Tugas Oleh Allah, sebagai bahan cobaan dan ujian (penguji) bagi hamba-hamba Allah yang beriman.

Sekiranya Iblis bersujud kepada Adam, maka Dunia ini tidak akan di huni oleh manusia, dan firman Allah “ Aku jadikan Manusia untuk menjadi Khalifah dimuka Bumi “ menjadi tidak terlaksana, Maha Suci Allah dari kekurangan dan kesalahan, Maha sempurna Allah Atas segala RencanaNya.

Jika Bumi ini tidak dihuni Oleh manusia sesuai dengan rencana Allah tadi, maka Surga dan Nerakapun akan menjadi ciptaan yang sia-sia adanya, Maha Suci Allah dari segala kekurangan dan Rencana Allah itu Sempurna.

Maka Jadilah Sang Iblis sebagai Penguji, Para Nabi dan Rasul sebagai Guru pembimbing  bagi manusia, Alquran sebagai Mata Pelajaran dan Al Hadist sebagai pedoman didalam memahami Mata Pelajaran tersebut.

Kembali kepembahasan awal kita.

Sang kekasih bertanya,   Tidakkah kau menolak Anugerah-Ku ?  ”

Azazil, sang pencinta sejati menjawab, ” Dalam Cinta di sana ada penderitaan di sana pula ada kesetiaan dengan begitu, seorang pencinta menjadi sepenuhnya matang berkat kelembutan dan keadilan sang kekasih ”

Claim Azazil yang mengatakan bahwa ia terbuat dari api dan Adam dari tanah, sehingga ia enggan bersujud, sangat simbolik. seorang Azazil dengan “Kesadaran Ilahi”-nya mustahil mempermasalahkan hal-hal fisik jasadi semacam itu melalui cermin Azazil,

Sebenarnya ” Yang Maha Mengetahui sedang mengajarkan manusia tentang bahaya ego dan kesombongan akibat kesadaran rendah “, di sisi lain Dia mengajari para malaikat tentang kecintaan murni model Azazil,  di sisi lain lagi, melalui para malaikat, Dia mengajarkan kesalehan pada manusia. Alhasil, sesungguhnya iblis merupakan Guru yang mengajarkan kesalehan pada para malaikat dan para malaikat mengajarkan kesalehan itu pada manusia.

Pada saat yang sama, Iblis mempertunjuk kan jalan keburukan pada manusia, agar manusia menghindarinya, tampak bertentangan..  ibarat kain bagus yang ditenun di atas bahan kasar , dengan kata lain, “ barang siapa tidak mengenal keburukan maka tidak mengenal kebajikan .”

Rencana  Ilahi  ini  penuh  makna, ibarat penyamaran, bersujud kepada Adam bukanlah perintah  melainkan ujian.

Iblis mengetahui hal ini melalui bisikan-Nya lewat  Nuraninya.iblis sebagai pencinta sejati, begitu pula “ Muhammad ”, simbolik bagi para Nabi, Rasul dan Para Wali, mereka adalah perangkat Ilahi, sebagaimana iblis.

Catatan :

Sekali Lagi, Jika Iblis sujud kepada Adam, maka manusia tidak akan menjadi khalifah diatas bumi, tidak akan diturunkan 4 Kitab Suci, tidak akan diturukan Para Nabi dan Rasul, dan yang terakhir, Surga dan Nerakapun akan menjadi ciptaan yang sia-sia. Pernyataan Allah didalam Alquran : “ Iblis adalah musuh yang nyata bagimu “ ini adalah secara sar’i, yakni secara lahiriyah, bukan secara hakikat. ( Kenalilah Musuhmu, maka kamu akan mengalahkannya)

Catatan :

Mari kita mengupas sedikit firman Allah yang berbunyi

“ Wa Ma Khalaktul Jinna Wal Insa Illa Liya’budun “

“Dan Tidak Aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan untuk menyembah kepadaKu”

Dalam ayat Lain Allah berfirman , yang Artinya “ Aku Allah Cahaya langit dan Bumi, Aku bimbing kepada cahayaKu, mereka yang aku kehendaki, dan aku tutup hati mereka yang aku kehendaki… Dan Wahai Muhammad, datang kepada mereka petunjuk atau tidak datang kepada mereka, mereka tetap tidak akan beriman”

Kalau kita melihat kedua ayat tersebut, seakan-akan terjadi kontroversi, pada ayat pertama Allah hanya menciptakan Jin dan Manusia untuk menyembah kepadaNya.

Akan tetapi pada Ayat kedua, sangat jelas bahwa keiman seseorang, atau suatu kaum itu karna kehendak Allah, dengan ijin Allah “ datang kepada mereka petunjuk atau tidak, mereka tetap tidak akan beriman” kecuali jika Allah membimbing kepada cahayaNya. ( Maka berbahagilah kita yang menganut Addinul Islam ) karna kita termasuk mereka yang dibimbing Allah kedalam cahayaNya.

Sebenarnya kedua Ayat tersebut memiliki makna yang sama, ayat pertama memiliki kandungan yang harus ditafsirkan dulu menurut tatabahasa dan bentuk kalimat serta Hurufnya. Kita lihat Kalimatnya

“ Wa Ma Khalaktul …… )

Allah memakai kalimat MA untuk mengatakan TIDAK, bukan dengan kalimat LA, menurut pengertian kalimat MA itu bukan berarti TIDAK yang benar-benar TIDAK pada hakikatnya, Tetapi TIDAK yang memiliki makna ada yang selainnya.

Sebagai Contoh : ketika malaikat Jibril menemui Rasullah dan membawa Ayat Pertama Ikra :

’ Ikra’ Bismirabbika…..

“ Bacalah dengan Nama Tuhanmu “

Rasulullah menjawab :

“ Wa Ma ana biqori “

, Saya tidak bisa membaca, Rasulullah menjawab seperti itu bukan berarti Rasulullah benar- benar tidak bisa membaca, hanya saja Malaikat Jibril menyerukan kepada Rasulullah untuk membaca, tapi tidak membawa sesuatu yang bertulis untuk dibaca, jelas saja akan ada jawaban “ saya tidak bisa membaca “ karna tidak ada yang sesuatu yang bertuliskan yang bisa dibaca.

Kita lanjutkan lagi, sekiranya Allah Memakai Kalimat La pada ayat tersebut diatas, menjadi

” Wa La Khalaktul Jinna Wal Insa Illah liya’ budun “

Niscaya semua Manusia diatas bumi ini akan berada dalam satu Addin, yakni Islam. Jika demikian Maka Neraka akan menjadi ciptaan yang sia-sia pula, jadi semua hal ini saling terkait, mulai dari penciptaan Nasf ( nafsu), ke engganan Azazil ( Iblis) untuk sujud kepada Adam, Penciptaan Bumi dan Kekhalifaan Manusia diatas Bumi ini.

Nabi Muhammad pernah mengalami test serupa, Beliau diperintahkan-Nya, ” Lihatlah ” Beliau tidak bergeming, tidak berputar ke kanan, tidak pula ke kiri   ( beliau tahu bahwa Dia bersemayam di Dalam Diri ).

” Jangan mengkambing hitamkan iblis atas perilaku buruk kita,  manusia benar-benar mandiri dan bertanggung jawab sendiri untuk memilih jalan yang baik atau buruk  dengan Ijin allah“.

Mari kita melihat sedikit percakapan antara Rasulullah dengan Azazil ( Iblis ) : yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a.

Azazil berkata : “Wahai Muhammad, sebenarnya saya tidak bisa menyesatkan sedikit pun. Akan tetapi saya hanya akan mengganggu dan menghiasi. Andaikan saya memiliki hak dan kemampuan untuk menyesatkan, tentu saya tidak membiarkan segelintir manusia pun di muka bumi ini yang masih sempat mengucapkan dua kalimat Syahadat, ‘Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan-Nya’. Tidak akan ada lagi orang yang shalat dan berpuasa. Sebagaimana engkau wahai Muhammad, tidak berhak untuk memberikan hidayah sedikit pun kepada siapa saja. Akan tetapi engkau adalah seorang utusan dan penyampai amanat dari Allah.

Andaikan engkau memiliki hak dan kemampuan untuk memberi hidayah, tentu engkau tidak akan membiarkan segelintir orang kafir pun di muka bumi ini. Engkau hanyalah sebagai argumentasi (Hujjah) Allah SWT terhadap mahluk-Nya.

Sementara saya hanyalah menjadi sebab celakanya orang yang sebelumnya sudah dicap oleh Allah sebagai orang celaka. Orang yang bahagia dan beruntung adalah orang yang dijadikan bahagia oleh Allah sejak dalam perut ibunya, sedangkan orang yang celaka adalah orang yang dijadikan celaka oleh Allah sejak dalam perut ibunya”.

Baik  dan buruk  hanyalah refleksi Kebenaran . Dan Allah di atas baik dan buruk, di atas cahaya dan kegelapan.. Nur ‘ala Nur, Allah itu Nur di atas Nur

Renungkan syair Azazil berikut:

“Ya Allah, Engkau membebaskanku karena selubungku terbuka, Engkau membuka selubungku karena KeesaanKu membuatku satu dengan-Mu, dari perpisahan demi Keberadaan-Mu Yang Nyata aku tak bersalah telah bersekongkol dalam kejahatan, tidak pula menolak nasibku tidak pula gelisah dengan perubahan yang kualami, dan aku bukanlah orang yang membentang-kan di hadapan manusia jalan kesesatan !”

Semoga dapat menyejukkan kalbu, mendamaikan hati, sehingga hati kita hanya terisi dengan Cinta Kasih, dan serta merta dunia pun akan damai ! Kebenaran hanyalah Milik Dia Yang Maha Benar Dan Maha Mengetahui.

Judul Asli :     إبليس حبيب صحيح  

Dari Kitab : As Sirrul Jalil fi Khawashi Hasbunallah Wa Ni’mal Wakil

Karya Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili

 

185 comments on “IBLIS SANG PENCINTA SEJATI

  1. Bukanlah Ilmu yang tinggi ataupun amalan yang banyak yang dapat menentukan kita masuk syurga tapi atas rahmat allah

    Suka

  2. Subhanallah,walhamduliilah,walla illaha ilallah,Allahuakbar ……semua yg ada dalam majlis ini pasti meyakini bahwasannya kesempurnaan hanya milik Allah swt…kita sebagai hamba-Nya tempat salah dan khilap…diskusi yg ada di majlis ini saya peribadi yakin datangnya dari Allah swt (kudrot & irodat)untuk kita agar kita bisa lebih mengkaji diri bahwasannya manusia bukanlah mahluk sempurna dan selalu membutuhkan bantuannya “la hawla wa la kwata ila billah”…wahai saudaraku seiman yang yg telah sama2 bersaksi dengan kesaksian yg sama ” tidak ada tuhan selain Allah dan muhammad adalah rosul Allah “marillah kita bersama beristigfar dan kembalikan semua permasalahan diskusi ini kepada yg Maha tahu dan Mengetahui…marilah kita semua meminta petunjuk hanya kepada-Nya…sy adalah org yg masih perlu banyak belajar…dalam do’a sy selalu meminta kepada yg maha tahu dan mengetahui d tunjukan jln-Nya/petunjuk-Nya dan alhamdulillah Allah maha mendengar dan maha mengabulkan doa dgn d takdirkannya sy ikut nimbrung d majlis ini…namun hati menjadi gundah dan sedih…bukan karena petunjuk yg Allah berikan bukan pula karena isi diskusinya tp lebih karena saudara”ku yg seiman…(maaf sebelumnya semoga saya salah) hawa napsu telah d kedepankan dlm diskusi ini…
    NB : jika para ustadz berkenan untuk menularkan sedikit pengetahuannya kepada sy yg masih belajar ini sy amat sangat senang untuk menerima kajian,catatan atau apa pun itu ke alamat email sy andririzal20@yahoo.com akan lebih bahagia lg jika sy bisa bersua dengan para ustadz agar lebih afdol
    S’moga kita semua selalu d limpahkan rahmat dan hidayahnya…aaminn
    Waasalmualaikum wr wb

    Suka

  3. Ini yg buat artikel ditanya ini malah memberi pertanyaan lain, harusnya dijawab dulu dengan tegas serta dalil² yang shahih biar argumentnya menjadi kuat, sy sebagai pembaca jadi bingung sendiri dengan sipenulis >.<
    Intinya Ikuti Allah SWT dan Rasulnya jangan ikuti iblis yang sudah jelas² musuh yg nyata bagi umat manusia…
    salam dari Orang yg tidak tahu apa-apa

    Suka

    • saya memahami anda tidak memahami jawaban saya dan jawaban2 saudara2 muslim lainnya.. apakah tidak anda tidak berfikir.. apa susahnya Allah membuat iblis sujud kepada Adam?? bukannya Allah maha berkehendak?? bukannya Allah adalah tuhan semesta Alam.. Allah yg maha membolak balikkan hati.. dalil ada 2 yakni dalil aqli dan dalil naqli.. dalil mana lagi yg anda minta??

      Suka

      • mohon dibaca dgn hati yg tenang pasti anda akan mengetahui apakah yg hendak ruhullah ingin ajak mengetahui. Namun jikalau ianya masih belum mengerti maka mohonlah kpd yg maha esa utk memahami maksud dan tujuan akan penciptaan makhluk yg bernama “Iblis”

        Suka

  4. sesat ni artikal point -100000000000000000000000000000000000000000000
    itu menurut otak mu dan dedengkot mu kisanak…

    Suka

  5. Subhanallah.. Maha suci allah dari dari segala kejeleken dan berbuat dzalim.. Saya kuatir artikel ini akan mengelincirkan faham sebagian orang.. Khuznudhon ja kawan..

    Suka

  6. Ouw jd ini tentang kaum sufi dan ajaran tasawufnya y.
    Imam syafei berkata : barang siapa yg belajar ilmu tasawuf di pagi hari, maka ia akan menjadi bodoh di sore harinya.
    Imam syafei menghukum orang yg mempelajari ilmu tasawuf,,,
    Kaum sufi bnyak melakukan ibadah yg tidak ada tuntutannya dr rasulullah,
    Sebagai contoh, mereka shalat sunah 20 rokaat diwktu maghrib smp isya. Padahal itu tdk ada contohnya dr rasulullah
    Shalawat 1000x, rasulullah memang memerintahkan shalawat tp tdk ada perintah yg harus smp 1000x
    Rasulullah menyunahkan puasa senin kamis, tp kaum sufi mewajibkan puasa senen kamis. Bukankah itu menyelisihi???
    Massih bnyak lg ibadah yg dilakukan kaum sufi dgn tasawufnya yg tidak ada contoh nya dr rasulullah.
    Padahal syarat diterimanya ibadah itu hanya 2,
    1. Ikhlas
    2. Ada contohnya dr rasulullah
    Sudahlah buat apa belajar tasawuf? Tdk ada gunanya. Imam gozali sj bertaubat dr bljr tasawuf.

    Suka

    • ?????.. Alhamdulillah semoga Allah membuka hatimu untuk memahami tasawwuf.. dan silahkan baca secara menyeluruh dan memahami apa makna ucapan imam Safi’i rahimahulullah lebih banyak lagi..

      Suka

    • Pemahaman tingkat tinggi mungkin kamu dan saya belum smpai sbenernya ilmu tawasuf kunci dan inti dari hal bukan ibadah melaikan mencapai ke iklasan sejati

      Suka

  7. Alhamdulillah…. Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan Pemelihara Alam Semesta….

    semua perbedaan pandangan, pemikiran, dan lain sebagainya adalah suatu tanda dari sekian banyak tanda-tanda ke-agungan Tuhan…… tidak perlu diperdebatkan lebih jauh, yang perlu hanyalah men-syukuri karunia Tuhan yang telah kita terima hari ini….

    dan untuk annafiz, terima kasih atas kiriman nya, sebenernya saya sudah lama memahami tulisan saudara diatas, kemana maksud dan arah tujuan nya, malah yang saya dapatkan seperti ini :

    iblis pada akhirnya akan masuk surga…. dan disaat itu, iblis akan sadar (memahami) maksud dan tujuan Allah, mengapa dahulu diperintahkan oleh Allah untuk menyembah Adam….

    Karena iblis adalah “ego” yang bersemayam dalam diri setiap manusia.

    mohon info nya, dimana saya bisa mendapatkan buku Ad-durrun nafis karya Syaikh al banjari…?

    terima kasih.
    wassalam

    Suka

    • Wahai orang2 yang mau mengikuti iblis
      Baca ayat ini baik2 ya !!!
      Kalau perlu diulang2 biar meresap
      Tetapi kalau masih saja mau ikuti iblis
      Ya itu urusan anda..
      Tapi ingat baik2…
      Peringatan sudah disampaikan ya
      Ini ayatnya :
      Apa yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Iblis menjawab: “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.” (QS. Al-A’raf: 12)
      Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari Surga itu sebagai makhluk terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya.” (QS. Al-A’raf: 18)

      Suka

      • Saudaraku, yang saya maksud disini adalah iblis yang bersemayam dalam dada manusia, yaitu ego ( sombong, ujub, dll), selama manusia tersebut bertaubat, pasti akan mendapatkan ampunan dari Yang Maha Pengampun. Karena manusia adalah makhluk yg sempurna, ada unsur malaikat dan juga unsur iblis di dalam diri manusia. Adapun sosok iblis yang sebenarnya, yaitu izazil… hanya Allah yang tau. Hanya Allah yang mempunyai hak memasukkan makhluk-Nya ke surga atau ke neraka. wallaahu a’lam bish shawaab. Terima Kasih. Salam,

        Suka

  8. Setan itu musuh kita, entah setan dari manusia maupun setan dari keturunan iblis, tapi…. kita tidak boleh benci, dan marah dari mereka, maksud mereka para setan itu agar kita marah, agar kita benci, agar sama dengan mereka, sama sama jadi setannya… jadi ingat, mereka musuh kita, walau jemlegere, bentuk tubuhe adalah manusia, tapi sabar dan tak marah pada mereka itu malah kemenangan kita. Kita dapat pahala dari sabar menghadapi mereka.

    Suka

  9. Mana satu yang anda pilih untuk ikuti, kitab ataupun Al-Quran? jika anda memilih untuk mengikut kitab melebihi Al-Quran, maka bertaubatlah.

    Al-Quran itu dari Allah, kitab itu dari manusia. Anda beribadah kepada siapa, kepada Allah atau kepada manusia?

    Suka

    • ulmu itu dari Allah dan untuk mempelajarinya harus melalui manusia.. Rasulullah adalah manusia dalam wujudnya.. Bukan Allah.. Allah mengatur segala sesuatu untuk manusia.. melalui manusia.. Allah mengajarkan Ilmu kepada manusia.. melalui manusia.. tidak ada kitab yg mengajarkan manusia beribadah kepada manusia.. kitab2 ilmu dalam islam mengajarkan manusia.. untuk menyembah Allah.. mengenal Allah dan Rasulnya.. memahami tujuan Allah menciptakana manusia.. wassalam

      Suka

      • Hahaha…
        Bang nafis2 (ruhullah)..ckckck
        Masa mempelajari ilmu harus melalui manusia ?
        Jadi yg ajari muhammad alquran adalah manusia ?
        Yang ajari laba2 bikin sarang manusia juga ya

        Suka

  10. mungkin iblis tak memiliki kesadaran yg sempurna karna cintanya,dan terjadi kesalah pahaman sehingga menjadi riwayat kisah yg nyata tanpa ada editan.lagipula mana mungkin ALLAH SWT,memerintahkan iblis untuk menggoda anak adam,sedangkan DIA maha benar.(iblis dari api, tentu untuk mencapai penempaan kesadaranya tak seperti manusia yg dari ,tanah , air, api dan udara). seperti layaknya tuhan menciptakan binatang menurut kesadaran masing2. hehehe

    Suka

    • Tidak sadar karena mabuk….
      Mabuk kesombongan
      Mabuk kekuasaan
      Bukan mabuk cinta
      Iblis bukan pecinta sejati
      Iblis pembangkang sejati
      Berbicara mengenai kesadaran…
      Kesadaran adalah milik semua mahluk
      Matahari, bulan, bumi semua dengan sadar akan perintah dari tuhan
      Kesadaran tertinggi…
      Kesadaran bahwa “tiada tuhan selain allah”
      Lalu mana yg lebih sadar…
      Matahari, iblis atau kita manusia ?

      Suka

  11. Hehehehe……jika membaca aja pada susah gimana mau memahami……????trims artikelnya keren……

    Suka

  12. Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahuanhu dari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam sebagaimana beliau riwayatkan dari Rabbnya Azza Wajalla bahwa Dia berfirman : Wahai hambaku, sesungguhya aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim. Wahai hambaku semua kalian adalah sesat kecuali siapa yang Aku beri hidayah, maka mintalah hidayah kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan kalian hidayah. Wahai hambaku, kalian semuanya kelaparan kecuali siapa yang aku berikan kepadanya makanan, maka mintalah makan kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian makanan. Wahai hamba-Ku, kalian semuanya telanjang kecuali siapa yang aku berikan kepadanya pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku niscaya Aku berikan kalian pakaian. Wahai hamba-Ku kalian semuanya melakukan kesalahan pada malam dan siang hari dan Aku mengampuni dosa semuanya, maka mintalah ampun kepada- Ku niscaya akan Aku ampuni. Wahai hamba-Ku sesungguhnya tidak ada kemudharatan yang dapat kalian lakukan kepada-Ku sebagaimana tidak ada kemanfaatan yang kalian berikan kepada- Ku. Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama diantara kalian sampai orang terakhir, dari kalangan manusia dan jin semuanya berada dalam keadaan paling bertakwa diantara kamu, niscaya hal tersebut tidak menambah kerajaan-Ku sedikitpun . Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama diantara kalian sampai orang terakhir, dari golongan manusia dan jin diantara kalian, semuanya seperti orang yang paling durhaka diantara kalian, niscaya hal itu tidak mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun juga. Wahai hamba-Ku, seandainya sejak orang pertama diantara kalian sampai orang terakhir semunya berdiri di sebuah bukit lalu kalian meminta kepada-Ku, lalu setiap orang yang meminta Aku penuhi, niscaya hal itu tidak mengurangi apa yang ada pada-Ku kecuali bagaikan sebuah jarum yang dicelupkan di tengah lautan. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya semua perbuatan kalian akan diperhitungkan untuk kalian kemudian diberikan balasannya, siapa yang banyak mendapatkan kebaikan maka hendaklah dia bersyukur kepada Allah dan siapa yang menemukan selain (kebaikan) itu janganlah mencela kecuali dirinya. (Diriwayatkan oleh Imam Muslim, begitu juga oleh Imam Tirmidzi dan Imam Ibn Majah)

    Suka

  13. Bodoh.. Sesat..

    Suka

  14. subhanallah… maha suci allah… allah maha sempurna dengan segala rencana’Nya yang sempurna ,,, terimakasih untuk artikel yg bagus ini … ( untuk para pembaca : jika dalam mangkuk anda masih tersisa sayur lodeh, maka jangan diisi dengan rendang…nanti rasanya jadi gak karuan)….
    kalo ngerti syukur alhamdulillah…kalo ga ngerti syukur alhamdulillah juga…
    wassalam…

    Suka

  15. Jauhi perdebatan walaupun engkau benar.

    Suka

  16. semua ini skenario dari sang maha agung.

    “Maka apabila Aku sempurnakan dia dan Aku tiupkan padanya Ruh–Ku, hendaklah kamu tunduk sujud akan dia” – Al-Hijr: 29.

    1. iblis bisa dikatakan mencintai sejati hanya kpd Allah (tdk mau ‘sujud’ pd Adam).
    2. iblis jg bisa dikatakan atas kesombongannya, sehingga dia tdk bisa memahami akan perintah Allah (utk bersujud kdp Adam).

    bisa dikatakan baik jika ada pembanding, yaitu buruk.

    Suka

  17. pemahaman dalam artikel ini bathil. Tdk boleh diyakini. Dan bertentangan dan kebenaran. Pemahaman ini hanya dimiliki oleh satu diantara 3 golongan, kaum sufi yang sesat, mutakallimin yang mendewakan akal, atau orang kafir.

    Suka

  18. abaa wastakbaroo,sifat iblis yg yg sudah tertulis di Al Qur’an,Ini artikel yg sangat menyesatkan menyimpang dari Al Qur’an

    Suka

  19. ini artikel bertentangan dengan pernyataan AlQur’an ,artikel yg menyesatkan (illa ibliisa abaa wastakbaroo wa kaana minal kaafiriin) abaa wastakbar =enggan dan sombong

    Suka

  20. Wah wah…qurannya dibaca dong. Kan udah sangat jelas alasan iblis tidak mau sujud kepada Adam as. Itu Tuhan yang ngomong loh. Jangan mengarang-ngarang, dipelintir-pelintir ceritanya. Emang situ hadir waktu kejadian itu, emang situ ngobrol sama iblis. Tuhan udah ngasih tau kita alasannya, ada dalam AlQuran

    Suka

  21. Angan2mu udah diluar BATAS..bagus sekali artikelnya,tapi lebih bagus lagi di hapus!!!

    Suka

  22. Semoga allah jadikan aku golongan orang yang beriman…

    Suka

    • Sebagai saran buat para pembaca blog saya ini.. Belajarlah ilmu kalam.. Untuk lebih memahami Alquran.. Jika hanya sekedar membaca terjemahan yg diterjemahkn secara translet semata.. Tidak akan mampu mewakili 5% dari pengertian yg sebenarnya.. Ingat saudara2.. Laknatullah bagi iblis adalah gelar.. Dan ingat.. Iblis tidak pernah menyekutukan Allah.. Baik dgn perbuatan maupun secara sir.. Keimanan iblis masih jauh dibanding kita..

      Suka

      • Apa benar, untuk memahami alquran harus belajar ilmu kalam ?
        Emang rasul pernah belajar ilmu kalam ?
        Siapa gurunya ya ?
        Laknatullah memang gelar…
        Tapi tdk ada gelar klo tdk ada sebab.
        Iblis dulunya beriman..tapi baru diuji perintah sujud pada adam eh, uda membangkang…
        Yang terbaik tuh muhammad,
        Ia manusia, manusia bisa mbangkang tapi muhammad tdk pernah mbangkang pada tuhannya.

        Suka

      • Guru Rasulullah adalah Allah sendiri.. untuk memahami bahasa indonesia saja.. agar mampu berbahasa indonesia dengan baik dan benar.. diajarkan ilmu tatabahasa indonesia disekolah.. padahal notabene.. kita adalah org indonesia… bagaimana kita mampu mehami firman Allah dengan baik dan memahami Alquran dengan benar.. jika kita tdk memahami ilmu tatabahasanya.. sebagai contoh kalimat yg simple.. RAsulun… Rasulan.. Rasuluhu.. Rasulihi… knp kalimatnya berbeda jika pengertiannya sama?? maka pasti pengertianya didalam tatabahasa adalah sangat berbeda… Salam..

        Suka

  23. Luruskan Niatnya karna Allah.
    Bukan karna merasa lebih Benar maka hilangkan perdebatan. Bacalah, pahami, dan amalkan.
    Termakasih semuanya.

    Suka

  24. Artikel ini jika dibaca oleh orang syariat pasti belum mampuu untuk memahaminya dan akan menimbulkan perdebatan…yg belum mampu memahaminya harus terus belajar akan hakikat hidup…salam kawulo gusti

    Suka

  25. Jika benar atau tidak itu masalah.. adakah faham atau tidak juga menjadi masalah.. nampak mcm ramai yg tidak faham akan artikal ini bkn disuruh ikut iblis.. kesimpulannya utk kita kuatkan tauhid.. musuh utama itu adalah diri sendiri.. iblis tu musuh yg nyata.. yg tidak nyata itu kita sendiri.. kita tidak nmpak diri kita..

    Suka

  26. @IGES: Kok Allah mengutus Rasul ya ?
    kenapa tidak allah saja yang LANGSUNG mengajari al qur’an kepada engkau ?
    #pake syare’at aja dulu lah jawabnya,

    Suka

    • Emang Allah sendiri yg lgsg mengajarkan kepada manusia.. Dialah yang menurunkan Al Qur’an kedalam qolbumu ( AL BAQARAH 2 : 9 )..

      Suka

  27. sunguh luar biasa kekuasaan mu ya ALLAH.. hanya ke iklasan mu yang kau ingin dari hamba2 mu karena kau berkehendak latas segala rahmat mu… AMIN

    Suka

  28. kalo menurut saya ceritanya agak sedikit ngawur, ini hampir sama sama agam sebrang atau kristen
    mangkanya mereka menghalalkan segalanya karena faham akan nabi dan Allah yang maha esa
    terus tadi ada ucapan ibil “Allah semata dan aku yang essa”
    jelas itu adalah perkataan orang kristen yang justru menuhankan jesus bukan allah kenapa kita harus nyembah anaknya dari pada bapanya kan jawaban itu udah cukup buat nyudutin kristen
    tapi Allah maha adil Ia selalu memebri kebahagiaan pada kaum yang lain karena di neraka selamanya
    hati-hati ajah om jangan sampau terjebal di jalan selain maha besar Allah dan rassulnya

    Suka

    • jlas ada perbedaan.. krn didalm islam tidak ada tuhan selain Allah.. iblis esa ( tunggal ) pada dirinya sendiri.. sebagaimana kamu dan aku (ahad) pada diri aku sendiri.. ini bermakna ahadnya Allah dan esanya Allah adalah mutlak.. sedangkan ahadnya Insan (manusia)hanyalah kepada dirinya sendiri..

      Suka

  29. Yang kamu sampaikan itu benar. Allah maha berkehendak. Tapi tempatnya salah.. Orang yang kurang ilmu akan menghujat anda sehingga menjadi fitnah..

    Suka

    • Insya Allah.. tidak ada kebenaran yg disampaikan yg tdk menimbulkan Fitnah.. jika hari ini mereka yg tdk memahami menghujat.. mungkin suatu hari nanti akan memahami.. jika tetap tidak.. semoga Anak keturunanya diberi Rahmat Untuk memahami Tauhid .. wassalam..

      Disukai oleh 1 orang

      • Assalamualaika yaa Ruhul qudus….. Artikel yg bagus mantap bagi kemurnian tauhid
        Sebenernya pemikiran saya sederhana saja
        banyak referensinya diqur’an hadist quran qadim
        Jadi sangat mudah untuk difahami.
        Kalau berbicara pengetahuan… Syariat,tarekat hakekat ma’rifat
        Ke empat empatnya harus berjalan
        Rasulullah aja menjalankan ke empat empatnya tanpa meninggalkan salah satunya.
        Mantab….mantab….tab…tab. Salam Ya Salam.

        Suka

  30. Yg menulis ini semua hasil copy paste dari dalam Hati, yg dalam hati entah asalnya dari mana.
    Seperti halnya perkataan dan perbuatan kita, itu juga hasil copy paste dari dalam hati, yg juga dari mana asalnya, aku juga tidak tahu.
    Iblis menjawab dan menolak perintah, itu juga sama, hasil copy paste dari hatinya yg paling dalam, entah darimana asalnya hati yg paling dalam.
    Walau hati yg paling dekat dengan diri sendiri, kedalamannya selalu misteri.

    Aku cinta blok ini

    Suka

    • tidak banyak yg saya bisa katakan.. belajarlah tauhid lebih baik lagi.. dan saran sya juga belajarlah ilmu tatabahasa arab.. sehingga lebih punya kemampuan memahmi rahasia tersembunyi didalam Alqurann.

      Suka

  31. nice….good artikel, lanjutkan. sesuatu yg berisi selalu jadi kontroversi. jika kosong tdk akan menarik utk di kaji dan di perdebatkan. mari berdiskusi dg cara yg baik,

    Suka

  32. Alhamdulillah dengan izin Allah saya paham betul tentang artikel ini.

    Suka

  33. MasyaAllah, selama ini saya salah paham,
    Terimakasih, post yg sangat bermanfaat

    Suka

  34. Alhamdulillah intinya adalah Hati didalam hati ada kekaguman yg menumbuhkan cita, cita terhadap apa saja saya paham cinta disini adalah kita harus menumbuhkan rasa cinta kepada Allah dan Rosulnya karena Allah tidak mau disembah atau apa pun dari mahluknya. disinilah kita harus mempergunakan akal dan ilmu kita karena hati sumbernya penyakit sesuai dgn Firman Allah didalam hati manusia ada penyakit makan Allah tambah lagi penyakitnya. yang merusak amal dan ibadah adalah hati ketika hatinya rusak maka rusak pula lah amal dan ibadahnya ketika hatinya baik maka baik pula lah amal dan ibadahnya. Hanya orang- orang berakal/berfikirlah yang hatinya bersih siapakah orang-orang yg berakal/berfikir itu lihat QS. Al-‘Imran Ayat 190-191
    إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ ﴿ە۱۹﴾ ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ﴿۱۹۱﴾

    Artinya: “Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.” (QS. Ali-‘Imran: 190-191).

    untuk direnungkan makasih artikelnya

    Suka

  35. Ingat Setan tidak bodoh tapi dia SOMBONG makanya kekal di neraka

    Suka

    • yg menjadi pertanyaannya.. darimana Iblis memiliki sifat sombong??.. apakah ada dengan sendirinya pada dirinya? atau bagian dari kehendak Allah atas ciptaanya.. sebagai mana firman Allah dalam Hadist Kudsi.. ” Akulah yang menciptakanmu dan menciptakan SIFATMU “..

      Suka

  36. Ingat setan itu tidak bodoh tapi Sombong

    Suka

  37. Subhani…luar biasa skenario allah. Selama ini aq suudzon kpd azzazil..ternyata beliau pencinta sejati kpd allah..love u azzazil.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s