Hakikat Awal Nur Muhammad


Hakikat Awal Nur Muhammad

Hakikat Awal Nur Muhammad. Pamahaman tentang hakikat Nur Muhammad pada umumnya dimulai dari kajian asal yaitu ketika, seluruh alam belum ada dan belum satu pun makhluk diciptakan Allah swt. Pada saat itu yang ada hanya zat Tuhan semata-mata, satu-satunya zat yang ada dengan sifat Ujud-Nya. Banyak dari kalangan sufi memahami bahwa pada saat itu zat yang ujud yang bersifat qidam tersebut belumlah menjadi Tuhan karena belum bernama Allah, Untuk bisa dikatakan sebagai tuhan, sesuatu itu harus dan wajib ada yang menyembahnya. Apabila tidak ada yang menyembah maka tidak bisa sesuatu itu disebut Tuhan, demikianlah Logikanya.

Karena  zat yang ujud-Nya besifat qidam tersebut pada saat itu hanya berupa zat, maka pada saat itu Dia belum menjadi Tuhan dan Dia belum bernama Allah, karena  kata Allah sendiri dipakai dan diperkenalkan oleh  Tuhan sendiri setelah ada makhluk yang akan menyembahnya serta hakikat makna dari kata Allah itu sendiri berarti yang disembah oleh sesuatu yang lebih rendah dari padanya. (untuk  pembahasan ini kita cukup memahaminya seperti itu)

Setelah itu, barulah diciptakam Muhammad dalam ujud nur atau cahaya yang diciptakan atau berasal dari Nur atau Cahaya Zat yang menciptakannya ( sebagai perbandingan kaliamat Adam Diciptakan dari Tanah ). Yaitu Nur yang cahanya terang benderang lagi menerangi. ( kemudian nur tersebut difahami sebagai Nur Muhammad ). Nur itulah yang kemudian mensifati atau memberi sifat akan Zat yaitu sifat Ujud yang berati ada dan mustahil bersifat tidak ada karena sudah ada yang mengatakan “ ada “ atau meng-“ada”-kan yaitu Nur Muhammad.

Jabir ibn `Abd Allah r.a. berkata kepada Rasullullah s.a.w: “Wahai Rasullullah, biarkan kedua ibubapa ku dikorban untuk mu, khabarkan perkara yang pertama Allah jadikan sebelum semua benda.” Baginda berkata: “Wahai Jabir, perkara yang pertama yang Allah jadikan ialah cahaya Rasulmu daripada cahayaNya, dan cahaya itu tetap seperti itu di dalam KekuasaanNya selama KehendakNya, dan tiada apa, pada masa itu ( Hr : al-Tilimsani, Qastallani, Zarqani ) `Abd al-Haqq al-Dihlawi mengatkan bahwa Hadist ini Sahih.

Ali ibn al-Husayn daripada bapanya daripada kakaeknya berkata bahwa Rasullullah s.a.w berkata: “Aku adalah cahaya dihadapan Tuhanku selama empat belas ribu tahun sebelum Dia menjadikan Adam a.s.      (HR.Imam-Ahmad,Dhahabi,dan-al-Tabrani)

Setelah  Nur   Muhamamad di ciptakan dari Nur atau  Cahaya  Zat – Nya, maka selanjutnya Nur Muhammad itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan keberadaannya dengan Zat, karena dengan Nur Muhammad itulah, Zat melahirkan semua sifat yang disifati-Nya

“ Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. perumpamaan cahaya Allah,  adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus[ * ], yang di dalamnya ada pelita besar.  pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang  (yang bercahaya)  seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya) [ ** ], yang minyaknya (saja) Hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu. “ ( QS : 024. : An Nuur : ayat : 35 )

[*] Yang dimaksud lubang yang tidak tembus (misykat) ialah suatu lobang di dinding rumah yang tidak tembus sampai kesebelahnya, biasanya digunakan untuk tempat lampu, atau barang-barang lain.

[**] Maksudnya: pohon zaitun itu tumbuh di puncak bukit ia dapat sinar matahari baik di waktu matahari terbit maupun di waktu matahari akan terbenam, sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik.

Ibn Jubayr dan Ka`b al-Ahbar berkata: “Apa yang dimaksudkan bagi cahaya yang kedua itu ialah Rasullullah s.a.w kerana baginda adalah PesuruhNya dan Penyampai dari Allah s.w.t terhadap apa yang menerangi dan terdzahir.” Ka`b berkata: ” Minyaknya bersinar akan berkilauan kerana Rasullullah s.a.w bersinar akan  diketahui kepada orang ramai walaupun jika baginda tidak mengakui bahawa baginda adalah seorang nabi, sama seperti minyak itu bersinar berkilauan walaupun tanpa dinyalakan.

Dari dalil-dalil yang disampaikan diatas dapatlah difahami bahwa hubungan antara Nur Muhammad dengan Zat Tuhan adalah hubungan yang tidak dapat dipisahkan yaitu, dimana Allah berdiri disana nur muhammad berada, Ketika Allah disebut, maka disana Muhammad ikut menyertainya seperti pada pada kalimat tauhid “ La Ila Ha Illaallah, Muhammad rasululullah “ Ketika Allah disebut, maka mutlak disana Muhammad ikut atau berada. Ibarat api dengan panasnya. Dimana api berada, maka disana pula panasnya berada.  Dimana  Zat berada disana pula Nur Muhammad berada.  Bukanlah dikatakan api kalau tidak terasa panas. Ketika api disentuh, maka sesunggunya yang tersentuh hanyalah panasnya saja dan ketika terasa panasnya api pada hakikatnya yang dirasakan adalah api itu sendiri. Sehingga untuk memudahkan  pemahaman,   kalau diibaratkan “ api “ adalah zat dan  “ panas “  adalah  Nur Muhammad yang menjadi sifat yang tidak terpisahkan dari pada api.

Sebagai contoh lain dapat difahami melalui konsep laut  dan gelombang. Tidaklah dikatakan sesuatu itu laut kalau dia tidak bergembang  ( ombak ).  Karena gelombang itu adalah sifat dari pada laut. Dimana ada laut,  maka  disana pula  ada gelombangnya. Tidak bergoncang  atau bergerak gelombang itu apabila laut tidak  bergoncang. Karena gelombang itu adalah laut yang bergocang. Ketika kita memandang laut yang terlihat adalah gelombangnya. Dan ketika mata memandang gelombang, pada hakikatnya yang dipandang  adalah laut . (Pemahaman ini sebaiknya disimpan dulu, untuk pemahaman kajian lebih lanjut) coba pelajari dan fahami hadist berikut dalam acuan pemahaman diatas

“ Aku telah dimasukkan ke dalam tanah pada Adam dan adalah yang dijanjikan kepada ayahanda ku Ibrahim dan khabaran gembira kepada Isa ibn Maryam “ ( HR : Ahmad, Bayhaqi )

“ Bila Tuhan menjadikan Adam, Dia menurunkan aku dalam dirinya (Adam). Dia meletakkan aku dalam Nuh semasa di dalam bahtera dan mencampakkan aku ke dalam api dalam diri Ibrahim. Kemudian meletakkan aku dalam diri yang mulia-mulia dan memasukkan aku ke dalam rahim yang suci sehingga Dia mengeluarkan aku dari kedua ibu-bapa ku. Tiada pun dari mereka yang terkeluar “. ( HR : Hakim, Ibn Abi `Umar al-`Adani )

Ada yang bertanya padaku tentang uraian ini, pertanyaannya sebagai berikut :

Dengan uraian tsb. lalu mau dikemanakan a.l. QS. 15:29 :

“Setelah Aku sempurnakan bentuknya (Adam) dan Aku tiupkan kepadanya  (Adam) ruh-Ku, maka hendaklah kamu tunduk merendahkan diri kepadanya (Adam)”

Dari ayat ini dan masih banyak lagi ayat-ayat lain yang terkait dengan posisi Adam As. dapat disimpulkan tidak ‘terselip’ perkalimat pun riwayat Nur Muhammad.

Muhammad SAW manusia biasa, berbeda proses kelahirannya dengan Nabi Isa As. dan apalagi dengan penciptaan Adam As.

Katakan (hai Muhammad): “Aku tidak mengatakan kepada kamu, bahwa aku (Muhammad) mempunyai perbendaharaan Allah, tidak pula aku mengetahui yang ghaib dan tidak pula aku mengatakan, bahwa ‘aku malaikat’; hanyalah aku mengikut apa yang diwahyukan kepadaku”. Katakan: ‘Samakah orang buta dengan orang yang dapat melihat?’ Tidakkah kamu pikirkan? (QS. 6:50).

Jawabannya adalah :

Dhohir memang sama, antara kita dengan nabi, tapi apakah hakikat itu sama? tentu tidak. Kebodohan akan hakikat bersumber dari hakikat hati masing2 yang tidak bisa mengerti akan hakikat. Hanya makhluk bodoh yg berselisih tentang hakikat.

Man lam yazuq lam ya’rif: siapa tidak merasa pasti tidak tahu. Hanya orang yg merasalah yg dapat mengenal hakikat Nur Muhammad SAW.

“Dzohir boleh berbeda tapi hakikatnya Satu jua” ,”Syuhudul kasroh fi Wahdah”. Hakikat adalah rahasia kedalaman hati, karena itu jika sudah mencapai dasar dari hati, maka tidak ada perselisihan. Tapi jika Hakikat diletakkan pada akal akhirnya timbul sangka2 akhirnya timbul perselisihan, perbanyaklah bersholawat untuk menemukan hakikat yang sebenarnya, karena sholawat bisa menjadi pengganti Guru Mursyid yang sekarang ini susah untuk kita temui.

Diterangkan oleh hadits, asalnya Nabi Adam adalah dari saripati tanah-api-air-angin. Kalau tanah-api-air-angin, datang dari mana?  Diterangkan oleh hadits, asalnya dari nur muhammad, yaitu cahaya empat perkaracahaya hitam – hakikat tanah,  cahaya putih – hakikat air,  cahaya kuning – hakikat angin, dan cahaya merah – hakikat api.
Kalau nur muhammad, asalnya dari mana? Menurut keterangan dari hadits, asalnya dari Nur Maha Suci, yaitu jauhar awwal. Selepas ini, habis. Karena sudah dijelaskan di hadits dan Qur’an bahwa jauhar awwal adalah bibitnya tujuh bumi tujuh langit berikut segala isinya. Maka, yang dimaksud dengan dalil ‘bermula dari Allah’ adalah dari jauhar awwal ini.

inti dalam menjalankan Islam dan Tujuan Vertikal diri adalah Tarikat, Syariat, Hakikat dan MA’rifat…..

Nur Muhammad adalah cahaya yg berbinar sehingga terciptalah semuanya.. Manusia, Gunung, api, matahari dll. Alam Semesta bersalawat kepada Rasulullah dan Sujud kepada Allah SWT.

Pada penciptaan Adam.as, beliau di wajibkan untuk Menyebut 2 kalimat Syahadat…itu salah satu Bukti Nur  Muhammad ada pada Diri Adam (dan pertama kali diciptakan) ketika di sempurnakan oleh ALLAH sebagai Hambanya memeluk Islam (pada waktu itu).

Fahamilah kembali kajian ini dari awal dari secara berulang-ulang. materi kajian yang sudah disampaikan merupakan kajian bersambung dalam satu rangkaian. Kalau hanya memahami satu bagian saja justru bisa menimbulkan kebingungan dan keraguan atau melahirkan pemahaman tanpa dasar yang pada akhirnya menimbulkan fanatisme yang sombong, yang selalu merasa paling benar. Selain dari pemahaman yang diyakininya adalah salah atau dianggap bida’ah. Padahal Kebenaran Yang Sesungguhnya Hanya Milik Allah swt saja. Tugas kita hanya meyakini sebanyak yang kita fahami saja

Pahami semua kajian ini secara utuh dan konprehensif dan tanyakan apa-apa yang tidak jelas atau kurang difahami kepada para guru kita yang ada dimajelis masing-masing atau sebagai solusi pertama sampaikan pertanyaan, kritikan, saran, bantahan, sanggahan pada kotak komentar yang tersedia. Insya Allah saya akan mencoba menjelaskan setiap pertanyaan yang timbul dari kajian ini. [ Annafiz ]

156 comments on “Hakikat Awal Nur Muhammad

    • Yang paling awal adalah, menjauhi larangan dan mentaati perintah Allah, itulah ilmu tertinggi dan paling utama, yg anda baca adalah sebuah penjabaran, intinya adalah pengenalan kepada Allah dan RasulNya, ” Kenalilah dirimu dan hakikat dirimu maka engkau akan mengenal Allah”

      Suka

  1. Assqum
    Bro dari uraian diatas,sy ada prtanyaan sederhana,
    – apakah bro atau mursyidmu bisa mengantarkan sy atau yg lainnya hingga mencapai maqam Nur Muhammad?dalam artian PENYAKSIAN langsung akan Nur tersebut?…
    Bukankah sahabat Ali bin Abi Thalib pernah berkata :
    Mal Lam Yadzuq Lam Ya’rif…

    Suka

    • Apa Anda Lupa? Syaidinah Ali juga pernah berkata ” Aku Tidak Akan menyembah Tuhan yg tdk aku lihat”
      bukan mursyid yg akan mengantarkan untuk mencapai maqam Nur Muhammad, melainkan Redha Allah, mursyid atau para wali itu adalah pembimbing menuju keredhaan Allah. bukan mengantarkan.

      Suka

      • Ass…
        Saudara Annafiz bisakah saya tahu E-Mail Saudara…
        agar pemahaman saya terkait Ilmu Allah lebih Mendalam

        Suka

      • Wa Ma Khalaktul Jinna wal Insa illa liya’rifani.

        Tidak AKU ciptakan JIN dan Manusia kecuali untuk mengenalKU.

        Suka

      • Hanya Allah yg berhak menyandang sifat itu.. hahaha.. padahal jika tidak ada yg menyembahNya.. Allah Tetap Tuhan.. tdk berubah sedikitpun.. tapi jika Allah tdk menciptakan manusia? siapa yg akan mengenal Allah?? .. Segala hal diatas dunia ini hanya gambaran atau majas Allah semata2.. menyembah raja bukan seperti menyembah Allah..

        Suka

  2. NuurMuhammad adlah nuurALLAH, Nabi Muhammad adlah utusanya sma sperti manusia lainnya. Tapi dlm diri manusia ad nuur kehidupan yaitu nuur ALLAH nuur utusan yg dinamakan NUUR MUHAMMAD.

    Suka

  3. Banyak dari kalangan sufi memahami bahwa pada saat itu zat yang ujud yang bersifat qidam tersebut belumlah menjadi Tuhan karena belum bernama Allah, Untuk bisa dikatakan sebagai tuhan, sesuatu itu harus dan wajib ada yang menyembahnya. Apabila tidak ada yang menyembah maka tidak bisa sesuatu itu disebut Tuhan, demikianlah Logikanya.

    Karena zat yang ujud-Nya besifat qidam tersebut pada saat itu hanya berupa zat, maka pada saat itu Dia belum menjadi Tuhan dan Dia belum bernama Allah, karena kata Allah sendiri dipakai dan diperkenalkan oleh Tuhan sendiri setelah ada makhluk yang akan menyembahnya serta hakikat makna dari kata Allah itu sendiri berarti yang disembah oleh sesuatu yang lebih rendah dari padanya. (untuk pembahasan ini kita cukup memahaminya seperti itu)
    _____________________

    Tuhan tetaplah Tuhan,,, meskipun tidak ada makhluk yang menyembah Nya.
    Dan Tuhan tidak mengalami proses pertumbuhan sebagaimana makhluknya,, dari ketidaksempurnaan menuju kesempurnaan,, dari sebelumnya yg belum menjadi Tuhan lalu akan menjadi Tuhan. karena Dia yang maha sempurna, dari awal hingga akhir. Dia berbeda dari makhluknya,,
    Maha suci Tuhan dari apa yang mereka sangkakan…

    Suka

    • meskipun seluruh penduduk bumi ini kafir.. Allah tetap Allah.. kesempurnaan Allah bukan karena ada yg menyembahnya.. atau tidak ada yg menyembahnya.. tanpa mahluk yg diciptakan Allah.. siapakah yg akan mengenal Allah? itu berarti Allah sebagai Tuhan itu tdk adakan? Allah sebagai Tuhan.. baru dapat dikenali.. setelah Allah menciptakan mahkluknya..

      Suka

      • Allah menciptakan dgn Af’alNya.. yg bersumber dari Sifat Al khalikNya.. yg berbarengan dengan sifat Maha BerkehendakNya..
        Sebagai pencerminan dari sifat Adanya ( al wujud ) sehingga segala ciptaan menjadi nyata dan berbentuk serta berwujud.. jika Allah tidak berwujud maka mustahil segala sesuatu itu berwujud.. Sedangkan Sifat Ketuhanan adalah Sifat dimana Allah adalah diatas segala2nya.. berkuasa atas segala2nya.. bertindak Atas Kehendaknya dan tidak ada yg besertanya dalam melakukan segala sesuatu.. dan tidak pula membutuhkan pertolongan dari siapapun.. Hanya Dia yg berhak disembah.. Al Jalal.. YAng Maha Perkasa..

        Suka

  4. telah diperdengar kepada saya…awal agama itu mengenal ALLAH. kalau diamati kata2 initersebutlah kisah yang mungkin kita tidak berapa ketahui. iaitu perjuangan nabi kita sebelum utusan solat lima waktu. blh tuan penulis huraikan serba sedikit,,,,,

    Suka

    • man arofa nafsahu fakad arofa robbahu ,, kenali diri mu maka km akan mengenali tuhan mu ,,,, maksud na ,, kenali muhamad dlm diri mu maka muhamad tdi akan menghantarkn mijrad kepada alloh ,,

      Suka

  5. Banyak dari kalangan sufi memahami bahwa pada saat itu zat yang ujud yang bersifat qidam tersebut belumlah menjadi Tuhan karena belum bernama Allah, Untuk bisa dikatakan sebagai tuhan, sesuatu itu harus dan wajib ada yang menyembahnya. Apabila tidak ada yang menyembah maka tidak bisa sesuatu itu disebut Tuhan, demikianlah Logikanya.

    Karena zat yang ujud-Nya besifat qidam tersebut pada saat itu hanya berupa zat, maka pada saat itu Dia belum menjadi Tuhan dan Dia belum bernama Allah, karena kata Allah sendiri dipakai dan diperkenalkan oleh Tuhan sendiri setelah ada makhluk yang akan menyembahnya serta hakikat makna dari kata Allah itu sendiri berarti yang disembah oleh sesuatu yang lebih rendah dari padanya. (untuk pembahasan ini kita cukup memahaminya seperti itu)”
    ____________________________

    Kata2 darimana ini? Astaghfirullah…
    Sama sekali bukan hujjah islamiyah, dan tak ada satupun ayat al-qur’an (yg merupakan perkataan Allah) menjelaskan seperti ini. Kalo ada tolong tunjukkan kepada saya!

    Suka

  6. anyak dari kalangan sufi memahami bahwa pada saat itu zat yang ujud yang bersifat qidam tersebut belumlah menjadi Tuhan karena belum bernama Allah, Untuk bisa dikatakan sebagai tuhan, sesuatu itu harus dan wajib ada yang menyembahnya. Apabila tidak ada yang menyembah maka tidak bisa sesuatu itu disebut Tuhan, demikianlah Logikanya.

    Karena zat yang ujud-Nya besifat qidam tersebut pada saat itu hanya berupa zat, maka pada saat itu Dia belum menjadi Tuhan dan Dia belum bernama Allah, karena kata Allah sendiri dipakai dan diperkenalkan oleh Tuhan sendiri setelah ada makhluk yang akan menyembahnya serta hakikat makna dari kata Allah itu sendiri berarti yang disembah oleh sesuatu yang lebih rendah dari padanya. (untuk pembahasan ini kita cukup memahaminya seperti itu)”
    ____________________________

    Kata2 darimana ini? Astaghfirullah…
    Sama sekali bukan hujjah islamiyah, dan tak ada satupun ayat al-qur’an (yg merupakan perkataan Allah) menjelaskan seperti ini. Kalo ada tolong tunjukkan kepada saya!
    ____________

    senada dgn mas sobr di atas, kalimat tsb bertentangan dgn Qur’an surah Fathir 15-17 :
    “Wahai manusia, kamulah yang butuh kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkah kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu). Dan yg demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah.”

    Tampak jelas bukan kontradiksi antara kalimat anda dgn kalimat yg Maha Besar Allah SWT. Allah tidak butuh makhluk agar dia disembah dan disebut Tuhan.
    Apalagi kalimat diatas berani sekali mengibaratkan Allah dgn sebentuk zat seperti materi pada umumnya dan begitulah logikanya. Berani sekali mengandai-andaikan Allah dgn logika.
    Kalimat diatas tak lebih seperti filsafat2 kuno masa yunani yg menggambarkan Tuhan seenak logika. Padahal Allah adalah yg ghoib.

    Sadarlah anda wahai saudaraku bahwa anda sudah ditipu, dan kembalilah ke jalan yg haq. Semoga kita senantiasa diberikan hidayah Allah SWT amiiin ya robb.

    Suka

    • Sulit memahami ilmu Tasawwuf bagi mereka yg hatinya masih terikat kepada akal dan logika bazari.. logika dan akal itu bergantung kepada apa yg dilahat oleh mata dan didengar oleh telinga dan dapat dirasakan.. selebihnya akal dan logika akan menjadi buta.. mungkin ada hal yg anda tdk fahami tentang tasawwuf.. belajar tasawwuf haruslah didasari oleh ilmu kalam dan fiqih.. dan juga pengetahuan akan syarat wajib dan sunnah.. jika saya bertanya kepada saudara.. Siapakah yg akan menyembah Allah dan mengenal Allah jika Allah tdk menciptakan Mahkluk? Dzat bukanlah sebuah materi atau sesuatu.. itu hanya gambaran untuk menjelaskan keberadaan Allah..
      bukakankah Allah didalam Alquran banyak merujuk kepada pernyataan keberadaan akan dzatNya? ” Firman Allah dalam Hadist Kudsi ” Aku adalah perbendaharaan yg Maha Tinggi, Maka Aku Allah berkenan untuk dikenal, maka Aku menciptakan Mahkluk untuk mengenali Aku ”
      seorang manusia Tarikat jika berbicara tentang Allah dan DzatNya.. maka dia akan merendahkan dirinya.. mengakui kekurangannya.. bahwa tanpa Allah dia tdk pernah ada dan tidak akan pernah ada.. Seorang manusia yg hanya memahami Alquran dari terjemahan belaka.. tanpa mempelajari lebih dalam setuap penafsiran dan tujuan dari kalimat dan hurufnya.. sesungguhnya dia itu menipu dirinya sendiri.. seorang manusia Tarikat tdk akan menyalahkan org2 syariat dan mengatakan org2 syariat itu salah dan berdosa.. krn manusia tarikat memahami keterbatasan manusia tanpa adanya Rahmat dari Allah baginya untuk memahami Islam lebih dalam.. saya tdk menyalahkan anda.. krn saya tau itulah keterbatasan anda.. dan sebagai tanda bahwa Allah tdk meredhai anda untuk mengenal Allah.. anda hanya sampai pd pemahaman Allah adalah sesuatu tp anda tdk tau apakah sesuatu itu..

      Suka

      • Ass…
        Benar ekali sobat, Bagi orang awan belajar tasawuf dan mengenali diri dan Tuhannya sangat bertentangan dengan akan dan fikiran, jika tidak didasari oleh ilmu kalam dan fiqih atau lebih mendasar lagi…
        Ma’af Bagi yang telah mengerti mungkin dapat menjadi Pegangan hidup ” Bagaimana bisa mengenal Allah/Tuhan kalau belum mengenal diri sendiri” mungkin ,untuk mendasarnya harus dengan mengenali diri sebaik-baiknya diri…
        sekian ma’af jika ada yang salah…
        Wss.. salam Hormad Hamba Allah…

        Suka

      • Orang-orang Syare’at tidak akan bisa memahami orang-orang Hakekat.
        Jadi jangan engkau gantungkan mutiara dileher babi.

        Suka

    • apa yg disampaikan mukhlas benar secara jalan syariat dan harus dibaca secara seksama bahwa tulisan diatas annafiz menggambarkan pengenalan terhadap Nya lebih mendalam lagi yakni secara jalan thariqat, jalan haqiqat dan annafiz juga menggambarkan bahwa makrifat tahap akhir perjalanan harus dgn ridho Nya. Dalam THARIQAT yang fokusnya adalah paham terhadap apa yang dilakukan. misal. bila dalam syariat yang menjadi fokus puasa adalah tidak makan,minum dan hubungan suami istri saat bepuasa maka dlm thariqat fokusnya pengendalian batin terhadap aneka keinginan lahiriah selama berpuasa. jadi pengamalan laku ragawi spt. salat, puasa, zakat, dan haji ke mekah hanyalah sarana. dgn kata lain, semua itu bukan tujuan tetapi cara untuk mencapai tujuan, ahli thatiqat sebenarnya orang orang yang berusaha memahami makna hidup melalui membaca, wirid, sarasehan dll agar mengerti kehidupan beragama daripada sebelumnya.Tataran HAKIKAT / tataran INGSUN suatu tataran yang tidak melibatkan orang lain. apa yang saya lakukan murni laku saya sendiri oleh krn itu hakikat merupakan imannya orang orang WASKITA yakni orang yang mampu untuk mengetahui hal-hal yg tidak terjakau oleh indra. mengetahui tdk berarti melihat dgn mata kepala . termasuk dlm mengetahui adalah merasa secara batin, mengerti kejadian yg sebenarnya meskipun sulit diungkapkan dgn kata kata.Tahap tertinggi MAKRIFAT ilmunya orang orang yang arif keimanan mereka telah mencapai Itsbat al yaqin (keyakinan yg telah mantap, tetap dan sempurna), orang yg sudah hidup bermakrifat ia telah sampai pada tataran waspada dan wicaksana. diumpamakan seseorang yg kenal dgn Rajanya dan sudah sanggup berdialog dgn Rajanya secara langsung. tentu saja caranya bukan dgn kata kata atau bahasa lisan, melainkan dng bahasa wahyu/ pengetahuan dari balik tabir. mudah2an kita mendapat ridho Nya. amin ^_^

      Suka

  7. Assalamu ‘alaikum
    Jika ingin mengenal Allah maka kenalilah dirimu.
    Terus Bagaimana cara mengenali diri.

    Mohon penjelasannya Ya Ustadz.
    Terima kasih.
    Wass

    Suka

    • Wa Alaikum salam wr.wb. sebenarnya pengenalan diri sdh tercakup dalam uraian tentang hakikat Muhammad.. semuanya bersumber dari Nur Muhammad.. seluruh alam.. dan jg seluruh mahkluk termasuk saudara.. secara syariah.. manusia adalah hamba Allah, secara tarikat manusia itu adalah majas ( bayangan ) dari pada afa’al Allah semata.. Tajalli dari sifat maujudnya Allah.. belajarlah perlahan2.. apa gunanya menuang air seember besar kedalam sebuah botol.. pasti lbh byk yg terbuang dari pada yg msk kedalam botol.. tp jika diisi sedikit2 demi sdikit akhirnya botol akan penuh dan tdk ada air yg terbuang..

      Suka

      • Benar…

        surah al hadid ayat 3. DIA YG AWAL DIA YG AKHIR, DIA YG ZAHIR, DIA YG BATIN.

        ALLAH ITU KAN MELIPUTI SELURUH ALAM..

        Suka

    • kenali muhamad dlm diri mu ,,,, hakekat nya semua manusia ini ada lah muhamad ,,,
      kenali muhamad dlm diri mu ,, maka muhmad td yg kn mengenalkan km kepada alloh ,,
      rasakan muhamad dlm diri mu ,, maka kan ada rasa alloh dlm diri mu ,,, setiap gerak mu adalah gerak muhamad yg di gerakan alloh ,,, lahaula walakuata ilabilahil aliyil azim

      Suka

  8. assallamuallaikum.. wr.wb
    wahai saudaraku saya ingin bersilaturrahmi dengan anda sodara atau sodari annafiz maaf saya tidak melehat profil anda ?
    menurut saya apa yang anda tulis diartikel ini adalah ilmu dan pengetauan anda tentang ZAUHHAR AWALL dan disadari ataupun tidak disadari ini adalah dakwah melalui media internet yang mudah-mudahan bisa bermaanfaat bagi semua pembaca!
    dan saya ingin bertanya:
    1.menurut beberapa sumber saya pernah mengetahui bahwa zauhar awall itu wajib kita ketahui karna pada saat nanti hari akhir zaman kita semua akan ditanya oleh imam mahdi tentang zauhhar awall itu agar kita tidak tertipu oleh dazall,apakah benarkah pendapat sumber-sumber yang saya ketahui itu saya harus meyakininya ?
    dan saya tadi sempat membaca beberapa comentar yang membuat saya ingin mengetahui tentang maksud dan tujuannya yang pertanyaannya dari yatno : tentang bagaimana cara mengenal allah dan mengenal diri sendiri.?
    menurut saya yang saya ketahui tentang bagaimana cara mengenal allah dan mengenal diri sendiri adalah : (yen saha jalma anu nyaho kana diri maneh na pasti nyaho kanu nyiptakeun manehna yen eta jalma nyaho kana anu nyiptakeun kana manehna tangtu kudu nyaho kanu ciptaan sejena conto: jin,manusa,malaikat,sato,pepelekan jeung sajabana lamun urang geus nyaho kanu ciptaanna urang kudu nyaah ka ciptaanna da urang kabeh sarua ciptaana. misalkeun urang keheul kajelema karna manehna cukat cokat barang batur istilahna maling,urang ulah wajib kudu maehan maneh tapi anu kudu dipaehanmah sifatna anu siga sato lain paehan jasadna.)
    teori sederhana saja jikalau kita ingin mengetahui allah kita harus mengetahui kita itu siapa “kita itu adalah ciptaannya dan jika sudah mengetahui kita itu ciptaannya kita harus tau yang menciptakan kita dan jika kita sudah mengetahui kita diciptakan oleh siapa maka kita harus mengetahui makhluk atau alam ciptaanya yang lainnya contoh seprti yang ada dibumi dari makhluk ada manusia,jin,malaikat,hewan,tumbuh-tumbuhan dan kita harus menyayangi semua ciptaanya jika kita sudah mengetahui ciptaan allah yang lainya kita harus menyayangi ciptaannya karna kita sama-sama makhluk ciptaanya. (contoh anda kesal kepada sesorang yang suka mengambil benda atau harta milik orang lain yang bukan haknya istilahnya mencurilah, kita tidak wajib membunuh jasadnya tapi bunuhlah sifatnya yang seperti binatang itu. karna kita semua itu adalah makhluk ciptaanya. yang wajib menghukum itu adalah allah yang maha adil.)

    mingkin hanya itu saja yang saya ketahui bagaiman cara mengetahui allah dan dirinya sendiri secara teori karna secara praktek saya juga sedang tholllabull illmi (belajar mencari ilmu) bila sodara atau sodari ada yang lebih mengetahui tentang perkara ini saya mohon untuk melengkaipnya.

    terima kasih.

    Suka

    • Terima kasih saudaraku seiman dan se aqidah.. pertanyaan saudara tentang pengenalan terhadap jauhar Awwal (Nur Muhammad) yg akan ditanyakan oleh Imam Mahdi ( Muhammad bin Abdillah) tdk pernah dijelaskan oleh guru saya.. tapi beliau pernah menjelaskan bahwa.. dajjal tdk akan mampu memperdaya seseorang yg pada dirinya terdapat pancaran Nur Muhammad.. saya bertanya bagaimana caranya ya syechk agar mendapatkan pancaran Nur MUhammad tersebut?.. beliau guru saya menjawab ” perbanyaklah bersyalawat dgn menghadirkan hati dan kecintaanmu terhadap Rasulullah.. dan bersyalawatlah engkau bersama Allah dan Para Malaikatnya.. seperti Firman Allah ” Innallaha Wa Malaikatahu Yushalluna Alan Nabyy, Ya Ayyuhalladzina amanu shallu wa shallimu tasliman ”
      Jalan pengenalan diri yg paling simple adalah mengembalikan hakikat diri kepada Allah, diriku ini tdk akan pernah ada jika tdk ada Allah, aku melihat berjalan dan merasakan.. berkata2 semuanya karna Allah.. dalam Artian Allah yg memberikan semua kemampuan itu.. itulah yg membuat kita menjadi hamba.. sadarilah kehambaan diri.. niscaya diri akan patuh kepada Tuan yg memberi segalanya.. sholat.. puasa.. sedekah dan segala amal perbuatan baik.. tdklah berguna dan tdk ada Manfaatnya Bagi Allah dan Allah tdk membutuhkan itu semua.. tp semua perbuatan itu kembali kepada yg melakukannya.. Hakikat dari Islam adalah ketaatan.. yaitu Menjauhi Larangan dan melaksanakan perintah.. ketaatan tdk akan berguna tanpa kecintaan terhadap ketaatan itu..

      Suka

  9. .askum…saya pernah mnemukan ayat qur’an yg trjemahannya kira2 bgini “Aku yg awal,Aku yg akhir,Aku yg zahir,Aku yg batin” yg jdi prtnyaan saya,yg bgaimnakh zahirNya Allah itu? Trima ksih. Wasslm

    Suka

    • Waslam.. benar itu adalah Hadist Kudsi.. ” Ana Al awwalu, Ana Al Akhiru, Ana Al dhohiru wa Ana Al Bathinu ”
      Jawabannya adalah Firman Allah dalam Hadist Kudsi juga, Firman Allah : La Maujuda Illallah ” Tiada yang maujud kecuali maujud Allah ” dalam pengertian segala yg terlihat dan nyata, adalah dishahirkan Allah dari majasnya, manusia dan alam semesta meminjam wujud Allah, sehingga segala sesuatu menjadi wujud ” ada dan terlihat ” ibarat seseorang berdiri didepan cermin, apa yg terlihat didalam cermin adalah dia yg berada diluar cermin.. tapi yg berada didalam cermin tetaplah adalah bayangan (majas) bukan wujud hakikinya.. jika kita meraba cermin maka yg kita dapatkan hanyalah permukaan yg datar.. demikianlah penzahiran Allah atas alam ini..

      Suka

      • Subhanallah..
        Alhamdulillah penjelasannya bs dmengerti,,
        Jln kn perintahnya, jauhi larangannya dan pbnyak zikir insyaALLAH pintu Hidayah akn tbuka. InsyaALLAH bs memahami makna d ats..
        Sdh jls ” jika ingin mengenal Allah maka kenalilah dirimu”
        ” La ilaha illallah ”
        ” Inna lillah wa inna ilahi raji’un ”
        LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAH..

        Manusia adlh mahkluk yg paling sempurna diciptakan ALLAH krn memiliki akal fikiran,,

        Suka

      • berarti seluruh alam beserta makhlunya adalah cerminan allah swt donk, dan bagai mana dengan kejahatan apakah kejahatan itu cerminan darinya?? kita kutip pendapat dari seorang ilmuan yg saya lupa namanya bahwa sanya kejahatan itu sesungguhnya tiada seperti halnya gelap sebenarnya tiada. karena ketiadaan terang lah sehigggah terjadi gelap, jd tutur nya , kejahatan manusia karena ketiadaan kasihsayng tuhan pada dirinya.(mungkin yang dimaksud ketiadaan rahmat allahSWT.) harap pendapatnya

        Suka

      • kejahatan adalah pembanding dari kebaikan.. tanpa kejahatan tdk ada yg akan mengenal kebaikan..
        coba kita sedikit berfikir.. siapakah yg maha menciptakan? Hanya Allah.. adakah pencipta selain Allah? jawabnya TIDAK?
        jadi darimakah datangnya kejahatan itu jika tdk ada yg mengadakan??..
        Sabda Rasullah dan yg juga menjadi doa Beliau yg artinya ” Aku berlindung kepadaMu Ya Allah dari kejahatan yg Engkau ciptakan “.. karna ketiadaan rahmat Allah.. Firman Allah ” Aku bimbing kepada cahayaKu bagi mereka yg Aku Kehendaki dan Aku tutup hati mereka yg Aku Kehendaki.. Maha suci Allah dan Maha berkehendak..
        knp ada manusia yg baik dan ada yg jahat? ” kata2 anda benar

        Suka

      • mff numpang rembuk,jk pemahaman kt nur Muhammad adalah akekad nabi Muhammad ap kt tdk sama pemahaman kita dg saudara kt ktistiani bedanya kt tdk berani menuhankan nabi Muhammad,jk nur Muhamad kt samakan nabi Muhammad mka kita menyamakan nabi Muhammad adlh tuhan, nur Muhammad itulah cahaya tuhan itu sendiri,berarti keima nan orang islam adlh nabi Muhammad adlh terstimewa dri yg lainnya apakah ydk bertentangan dg qs al bakhoro “tdak membedah mbedahkan seorangpun dr utusan utusan itu” dg kt lain orang” yg beriman tdk boleh mmbedahkan antars nabi Muhammad dg nabi”lain atau utusan yg satu dg utusan yg lainnya. trima kasih

        Suka

  10. hi,hi,hi, lucu juga membaca komen dari org2 yang tidak memiliki dasar2 ilmu thariqat – hakekat dan ma’rifat, malah kadang2 dasar2 ilmu syari’atnya pun tidak sempurna, mereka hanya belajar dari membaca sebuah kitab atau buku2 tulusan ulama2 tertentu yang berbeda aliran tentang ma’rifatullah, menurut saya sosok muhammad tidak bisa dipisahkan dari allah swt oleh karenanya muhammad diberi gelar habiballah (kekasih allah), ini hanyalah segelintir dari ayat-ayat atau tanda-tanda bersifat mutasyabihat, kita memang tidak boleh mentasybihkan atau mentarjihkan allah swt dengan makhlukNya, oleh karena itu wajib hukumnya kita untuk belajar mengenal allah swt karena bila kita tidak mengenal allah swt mustahil ibadah shalat kita diterima, percuma kita berkata “aku tidak mensekutukan allah swt” sementara kita tidak pernah tahu tentang siapa itu allah?apa ciri-cirinya?kapan adanya?dimana adanya?bagaimana adanya?maka belajarlah wahai org2 yang jahil sebelum datang kematian, bukankah kematian proses kembali (roji’un) ilallah?apakah kita berpulang ke rahmatullah sedangkan kita tidak tahu jalan kepada siapa kita kembali?jangan2 jadi roh gentayangan karena tidak bisa kembali, ni saya kasih percontohan jika kamu sakit terus kamu pergi ke dokter supaya bisa sembuh dari sakit, terus jika sudah sembuh apakah dokter yang menyembuhkan ataukah allah swt yang menyembuhkan sakit kamu?jika kamu bilang dokter yang menyembuhkan maka kamu telah kafir secara tidak sadar, jika katakan allah swt yang menyembuhkan kenapa kamu pergi ke dokter?bukankah itu bentuk menyekutukan allah swt karena sudah minta bantuan kepada selain allah swt? berpikirlah wahai org2 yang berakal kalau tidak mampu berpikir, belajar dan bertanya kepada org yang tahu (alim), jangan pula bertanya berlagak menggurui dan malah mencela tempat kita bertanya itu, itu namanya munafiqun

    Suka

  11. Salam Kenal wahai saudara KU annafiz

    “Wa Ma Khalaktul Jinna wal Insa illa liya’rifani.

    Tidak AKU ciptakan JIN dan Manusia kecuali untuk mengenalKU.
    (kutipan : akhman pada Maret 18, 2014 pukul 1:36 am)

    sbelumnya saya mhon maaf yang sebesar2nya & minta ampun kpd allah swt, ‘alhamdulillah disini sya bru melihat kegiatan/kerja orang2 HAKIKAT,-

    Jika saudaraKU anafis seorang ahli hakikat knapa mesti ditutupi, knapa tdk oprek alias didetailkan ?
    (Al-An‟aam : 159)
    “Wa Ma Khalaktul Jinna wal Insa illa liya’bu’dun”.
    Tidak AKU ciptakan JIN dan Manusia kecuali untuk mengabdikan RUH kepada KU,
    Pertanyaan saya :
    1. Ruh mana yg kta abdikan dan dimana ditaklukkannya Qodrat & Iradat allah swt, kpd manusia yang menjadi khalifah/utusan dimuka bumi sementara manusia (kita semua) diciptakan dari setetes air mani yang hina…???

    Suka

    • Salam Kenal saudaraku sendi.. sebelumnya saya minta maaf saudara ku.. pembahasan seringan ini saja sdh byk saudara2 kita yg tdk mampu menerima dan memahaminya.. apa tah lg jika lebih detail dari ini.. takutnya malah kita para hakikat dituduh aliran sesat krn ketidak pahaman mereka terhadap hakikat..
      sebelumya mari kita melihat kembali kepada hakikat penciptaan.. penciptaan jasad terdiri dari 3 tahap.. mani.. segumpal darah.. lalu tulang dan daging.. barulah setelah itu ditiupkan padanya RUH.. pada tahap mani kita juga hdp.. tp bkn dgn ruh.. melainkan dengan qadanya Allah.. demikian juga dalam gumpalan darah.. baru setelah tulang dan daging terwujud.. manusia hidup dgn ruh.. dalam Tahap inilah Qodrad dan iradat Allah diberikan.. Pena takdir menuliskan jalan hidupnya.. lahirnya sampai matinya.. di Lauh yg terjaga.. Kita kutip sedikit ucapan iblis kepada Rasulullah ” sesungguhnya aku tdklah diberi kekuatan untuk membuat org2 tersesat.. melainkan mereka yg telah dicelakakan Allah sejak dalam rahim ibunya ”
      kita kembali kepada penjelasan RUH seperti yg saudara tanyakan.. Ruh pada manusia terbagi atas beberapa bagian.. Ruhul Hayat.. ruh yg membuat manusia hidup.. Ruhul Amri yg datangnya dari Allah yg memancar kepada Ruhul Ilmi didalam al qalb.. ruh yg memberi gerak kepada al ilmi didalam alqalbu.. sehingga bergeraklah Ruh jasad atas perintah Alqalbu td.. maka bergeraklah pula Al jasad.. atas perintah ruh ilmi tadi yg bersumber dari pancaran Ruhul Amri.. ( inilah yg menyebabkan terjadinya Takdir ) Ruhul Amri memacarkan Nur kepada Ruhul Ilmi sesuai dengan kehendak takdir atas sang pemilik qalbi tadi ( inilah yg menjadi sifat insan) .. maka bergeraklah manusia sesuai dgn takdirnya yg telah ditentukan atas dirinya.. Apakah peran Nafsu? inilah yg dibebani oleh Allah perintah kepada ketaatan dan cobaan terhadap kemaksiatan.. an nafs terletak diantara qalbu dan otak.. an-nafs.. arruh dan alqalb semuanya saling terkait dan terhubung oleh takdir.. yg menjadi sumber sifat insan yg akan membawa aljasad kepada geraknya.. Firman Allah ” Akulah yg menciptakanmu dan Aku pula yg menciptakan Sifatmu ” Ruhul Hayat.. ruhul Ilmi dan ruhul Amri pada diri manusia.. tdk dibebani pengabdian kepada Allah.. krn pada hakikatnya mereka tdk pernah lalai kepada Allah.. saya rasa cukup disini saja penjelasan saya.. saya kwatir akan membuat saudara2 kita yg lain semakin tdk memahami.. intinya.. Ruh adalah hakikat Nur Muhammad.. inilah yg dimksd al Insa.. walaupun ada sebagian ulama yg menjelaskan al insa adalah Nafs.. karena dari pengertian kalimat insa yg berarti bergerak secara dinamis.. kepada 2 arah.. kepada kebaikan dan keburukan.. namun setelah dia menjadi kamil.. maka tetaplah dia dalam gerak ilahianya..

      Suka

  12. Assalamualaikum khalifah,-
    salam sejahtera smoga tuhan kita selalu melindungi & meridhioi perjalan kita “amien”

    sbelumnya saya mhon maaf yang sebesar2nya & minta ampun kpd allah swt,
    “saya punya sedikit pengalaman ;
    saya mempunyai seekor monyet yg saya rawat dari kecil, dengan berjalan nya waktu dia tumbuh menjadi seekor monyet dewasa, dlam perjalanan ini bnyak pelajaran yang allah swt. titipkan kepada saya terutama kita semua,-
    kecerdasan monyet yang saya rawat bisa patuh dengan perintah bahasa yang saya ucapkan, pada saat disuruh berguling/jingkrak2/dst dia melakukannya, dan pada saat gerkan ibadah sholat pun dia bisa melakukannya percisnya seorang manusia, setelah mencermati BINATANG berjenis MONYET bisa melakukan perintah seorang tuannya “tetapi” simonyet tidak bisa mengingat akan TUHANnya….

    Apalagi saya/kita seorang makhluk jenis MANUSIA bsa menjalani perintah syariat agama tapi tidak tau sipa TUHAN kita en toh lebih buruk kita dari pd BINATANG berjenis MONYET kira2 begitu !!??
    banyak diantara kita bsa menjustics ALLAH adalah tuhan saya….. saya mohon pencerahan dari saudara2KU :

    1) “Inna sholati liDzkiri” : Sesungguhnya sholat itu mengingat KU kata allah,- pertanyaan nya apa yang kita ingat dlam beribadah kepada allah dan mana tempat yang dzhir pada manusia untuk mengingat allah yang maha suci…..??

    termikasih, wassallam,-

    Suka

    • Waslam,.. pernyataan mengingat Allah itu dalam pengertian syariat adalah menjalankan segala perintah Allah.. dan menjauhi larangan Allah.. sholat sebagai pengingat Allah terdiri dari 2 pemahaman dan penjelasan.. yakni gerak sholat itu sendiri.. yg mewakili huruf dari lafaz Jalal Allah ( Alif, Lam, Lam dan Ha )
      yaitu Berdiri, Rukuk, Sujud dan duduk diantara sujud.. dan juga sebagai penyembahan 4 unsur yg ada pada diri manusia ( Api, Angin, Air dan tanah ).. tempat yg paling dzohir adalah lidah.. walaupun sebenarnya segalah hal pada tubuh kita adalah sarana untuk mengingat Allah.. mata melihat.. krn diberi penglihatan oleh Allah.. demikian juga dgn seluruh anggota tubuh kita..

      Suka

      • Saudaraku annafiz insaallah engkau selalu diberikan petunjuk dan ridho Nya dalam perjalanan anda, sedikit pertanyaan apakah nurani manusia = nur muhammad atau nurani manusia pancaran nur muhammad krn hanya sebatas itu yg bisa saya raskan ??? mohon penjelasan ^_^

        Suka

      • Assalamuailaikum… mohon details references dr Al Quran atau Hadis yg merujuk manusia terdiri dari unsur api,air, angin dan tanah? Tq

        Suka

  13. Assalamualaikum :

    jika berkenan bolehkah saya tahu, email atau kontak anda untuk menimba ilmu ini karana guru saya di samarinda sudah meninggal dan saya merasa masih banyak yang belum saya pahami. kalo berkenan anda bisa balas ini ke email saya evend@yahoo.co.id

    salam

    Suka

  14. Maaf Kalo pertanyaan saya sedikit melebar.
    Karena Ada hal yang masih jadi pikiran atau mengganjal.

    Saya ingin tahu pendapat Pak Nafiz tentang Reinkarnasi dari sudut pandang
    hakikat atau secara syariat.
    APakah hal itu ada atau tidak karena menurut guru kami (syariat) hal itu tidak ada
    Sedangkan ada sebgian dari saudara-saudara kita yang meyakini adanya reinkarnasi.
    Dan ada pula sebagian yang meyakini reinkarnasi tapi berupa reinkarnasi jiwa
    bukan reinkarnasi fisik.
    Sedangkan ada perkataan dari sufi (Arrumi) yang seperti adanya proses reinkarnasi
    berikut petikannya yang saya ambil dari internet.

    “Aku mati sebagai mineral dan menjelma tumbuhan,
    Aku mati sebagai tumbuhan dan terlahir binatang,
    Aku mati sebagai binatang dan kini manusia.
    Kenapa aku mesti takut? Maut tak menyebabkanku berkurang!
    Namun sekali lagi aku harus mati sebagai manusia,
    Dan melambung bersama malaikat; dan bahkan setelah menjelma malaikat
    aku harus mati lagi; segalanya kecuali Tuhan, akan lenyap sama sekali.
    Apabila telah kukorbankan jiwa malaikat ini, Aku akan menjelma sesuatu yang tak terpahami.”

    Kalo menurut Pak Nafiz sendiri bagaimana Mohon Bimbingannya.

    Terima kasih.

    Suka

    • saudara Yatno.. Sebenarnya secara syariat dan hakikat reinkarnasi itu tdk ada.. adapun syair rumi itu menceritakan tentang nafsunya.. tentang hatinya dan juga tentang hakikat dirinya.. pengertian kematian adalah perpindahan Alam.. karna kalimat Almautu pd pengertian sebenarnya adalah perpindahan dari suatu keadaan ke pada keadaan yg berbeda.. mati yg pertama ( mineral ) itu adalah pengertian ketika dia ( seluruh manusia) berada di Alam Ruh..mati dari alam Ruh ( berpindah).. kealam Rahim (menjelma Tumbuhan).. kita disana bertumbuh dari segumpal darah.. menjadi daging dan tulang.. lalu berpindah kealam Dunia.. ( terlahir sebagai binatang ) itu pengertian kita terlahir sebagai bayi.. tdk memiliki fikiran..akal.. keinginan.. tanpa nafsu yg menguasai..yg ada hanya naluri saja.. juga tdk dapat berbicara.. bukankah binatang seperti itu?? seperti pernyataan berikut ini ” manusia yg tdk menggunakan akalnya.. dia sama seperti binatang..” kematian dalam syair rumi ini adalah lambang dari perpindahan Alam dalam kejadian manusia.. rumi benar.. maut tidak akan membuat ruh manusia berkurang.. tetap sama seperti saat pertama diciptakan.. mati sebagai manusia adalah pencapain musyahadah dimana seorg sufi telah menghilangkan sifat kebaharuan dirinya.. dalam artian dia tdk lagi terpengaruh oleh nafsu yg membuatnya terpedaya oleh dunia.. hanya ada kecintaan kepada Rabnya.. dan juga kepatuhan kepada RAbnya.. bukankah itu sifat malaikat? ingat ungkapan ini?? .. manusia bisa menjadi malaikat dan bisa pula menjadi lebih rendah dari binatang.. Rumi juga menjelaskan.. bahwa setelah kiamat datang.. Hanya Allah yg kekal.. malaikat mati.. bahkan malaikat mautpun mati.. apalagi seorang Rumi yg telah memiliki kepatuhan dan ketaatan sehingga dia memiliki derajad seperti malaikat.. ini semua sesuai dgn firman Allah dan Hadist Rasulullah.. dan bait terakhir.. inilah inti dari musyahadah.. disaat dia merasakan dan mengembalikan segala hal kepada alam ahadiyah.. ketika hanya Allah yg Ada.. belum Ada apapun.. hanya Allah.. maka pada saat itu siapa yg mampu memahami?? pada saat itu Hanya Allah.. adakah pemahaman ilmu yg bisa memahaminya??

      Suka

  15. Assalamu’alaikum sama pengkajiannya swaktu kami membangkitkan (nur muhammad)batang tubuhku terasa ada manfaatnya dlm sehari2 dn brbadah kpd allah…mmng btul yg tejadi dlm hidup ini yg brmain dlm tubuh insan ‘allah dan nur muhammad’ mknya d sruh bnyk brsholawat dan klow boleh tau alamatnya dimn ini annafis karn kmi skrng ini ada kalteng sampit wassalam

    Suka

    • Waslam.. Allah bukan nama.. bukan pula dzat.. bukan sifat dan bukan pula perbuatan.. kita mengambil satu contoh yg paling mudah.. sebuah pohon.. dia terdiri dari pokok ( batang ).. dahan.. ranting dan juga daun.. kesemuanya ini tdk terpisahkan.. sehingga dia menjadi pohon.. jika dia hanya batang saja.. jelas dia bukan pohon.. demikian juga jika hanya dahan saja.. atau ranting dan daun saja.. dia harus sempurna memiliki kesemuanya itu.. demikian kita mengambil percontohan untuk mudah memahami.. tp tdk bisa kita jabarkan Allah seperti itu.. karna Allah jauh dari segala sangkaan dan perumpamaan.. dari pembahasan ini kita bisa mengerti kalimat tersebut diatas.. kita mengambil satu dari asma Allah.. Arrahman.. arrahman itu bukan Allah.. itu hanya asma dari sifat Allah.. Allah juga bukan sifat.. dan juga bukan perbuatan.. atau af’al.. tp kesemuanya itu adalah milik dari Allah.. seperti juga batang.. dahan.. ranting dan daun tadi.. bukan pohon.. tp bagian dari pohon..

      Suka

      • Assalammualaikum saudaraku,saya sedikit menambah saja,memang sulit jika menjelaskan hal semacam itu pada yg masi awam,kita tidak usah terlalu jauh mencoba mencari tau seperti apa perumpamaan ﷲ S.W.T saya saat belajar dari seorang guru,dia bertanya kepada saya “ﷲ itu ada atau tidak?” Saya jawab ada ya ustad!! Dari mana kamu tau? Saya jawab dari sifat ﷲ wujud yg artinya ada ustad!! Lalu •I̶y̶a̶a̶a̶a̶a̶ bertanya lagi “bagaimana kamu yakin ﷲ itu ada,sedangkan kamu tau sifat wujud itu seperti ini,beliau menggambil sebuah gelas dia tunjukkan bahwa gelas itu ada!! Kita ada,pena ada,kertas ada,itu wujud!! Lalu dimanakah wujud ﷲ itu anakku?terlihatkah olehmu? Saya sontak kaget dan binggung kala itu! Sya tidk pernah melihat ya ustad,tapi saya yakin jikalau ﷲ itu benar ada nya,dgn segala pelajaran dari al-quran yg ustad ajarkan,beliau tersenyum dan berkata kamu bodoh tetapi pintar,terpujilah ﷲ yg memelihara seorang anak dgn keterbatasan nya,lalu beliau mengambil tangan saya dan di taruhkan ke dada kiri saya,ﷲ itu disini anakku,hatimu.
        Teruslah yakin dihatimu,ﷲ selalu menyertaimu,tidak setitikpun •I̶y̶a̶a̶a̶a̶a̶ lewatkan darimu.ingatlah,jadi kira nya saudara sekalian bisa mengambil hikmah bahwasanya jgn lah mencoba mencemooh dengan cara menyudutkan seseorang hanya karna apa yg tidak kamu tau,dengarkan siapapun yg berbicara tidak perduli siapa selagi itu hal baik.
        Maff jika saya menggurui saudara” saya tidak bermaksud demikian,atas izin ﷲ saya hanya inggin tidak ada perpecahan antara kita seiman hanya karna berbeda guru,berbeda pengetahuan dan pendapat.
        Jika ilmu kita lebih rendah mohon jgn mencela,jika ilmu kita jauh lebih tinggi jgn congkak atau sombong.
        Terima kasih assalamualaikum saudara sekalian mohon maff jika sekira nya saya kurang ajar.

        Suka

  16. assalamu’alaikum ya Habibullah, saya sangat bersyukur sekali bisa sampai keblog ini, banyak sekali pelajaran saya dapat dari sini.. terlebih saya baru dalam memasuki tareqah, .. disini saya mohon izin untuk mengkopi sebagai sumber makalah saya..

    Ada satu pertanyaan dari saya, kapankah Nur Muhammad itu ditiupkan ke Muhammad bin Abdullah?
    apakah pada saat didalam goa hira mohon pencerahannya ya habibullah

    terima kasih

    Suka

    • Wa Alaikum Salam wr.wb .
      “ Aku telah dimasukkan ke dalam tanah pada Adam dan adalah yang dijanjikan kepada ayahanda ku Ibrahim dan khabaran gembira kepada Isa ibn Maryam “ ( HR : Ahmad, Bayhaqi )

      “ Bila Tuhan menjadikan Adam, Dia menurunkan aku dalam dirinya (Adam). Dia meletakkan aku dalam Nuh semasa di dalam bahtera dan mencampakkan aku ke dalam api dalam diri Ibrahim. Kemudian meletakkan aku dalam diri yang mulia-mulia dan memasukkan aku ke dalam rahim yang suci sehingga Dia mengeluarkan aku dari kedua ibu-bapa ku. Tiada pun dari mereka yang terkeluar “. ( HR : Hakim, Ibn Abi `Umar al-`Adani ) semoga penjelasan hadist ini bisa membuat anda memahami.. Ingat segala mahluk diciptakan dari Nur Muhammad, demikian juga Tanah yg menjadi jasad adam dan manusia, dan menjadi jasad Rasulullah secara dhohir, jd menurut pengertian hadist tersebut Nur Muhammad itu berpindah dari Adam hingga beliau keluar ke dunia fana ini.jd tdk melalui proses peniupan ataupun dimasukkan ke dalam Muhammad Bin Abdullah.

      Suka

  17. satu-satunya zat yang ada dengan sifat Ujud-Nya. Banyak dari kalangan sufi memahami bahwa pada saat itu zat yang ujud yang bersifat qidam tersebut belumlah menjadi Tuhan karena belum bernama Allah, Untuk bisa dikatakan sebagai tuhan, sesuatu itu harus dan wajib ada yang menyembahnya. Apabila tidak ada yang menyembah maka tidak bisa sesuatu itu disebut Tuhan, demikianlah Logikanya.

    Assalaamu’alaikum :
    Semoga kita semua selalu dalam naungan dan lindungan allah SWT, dilimpahkan segala rahmat dan taufiq serta hidayah darinya amiiinn yaa rabbal ‘alamiin.

    Dari uraian yang dituliskan diatas yang saya sertakan didalam komentar ini saya hanya memberikan sedikit penjelasan, Insya Allah penjelasan yang saya sampaikan ini akan menjadi Petunjuk buat para pembaca yang berhati murni dan ikhlas. Bahwa apa yang tersebut dari tulisan diatas akan berakibat fatal dan menyesatkan bagi pembaca yang baru belajar atau selalu kita sebutkan Imam Awwam secara Hakikat dan Ma’rifat. akan bisa disalah pahamkan Hakikat Wujud zat Allah SWT dari keterangan diatas jadi sedikit saya jelaskan disini Bahwa Zat yang Wujud bagi Allah SWT tidak akan mengurangi sedikit pun Wujud zat ketuhanannya dan dia akan tetap dinamakan Allah SWT tuhan yang kita sebutkan dan kita Imani sepenuh hati ini jauh-jauh hari sebelum adanya Nur Nabiyullah SAW, sebelum adanya segala sesuatu yang Baharu ini seperti Alam semesta jagad raya ini, segala sesuatu yg kita lihat ini, segala sesuatu yg kita dengar ini, segala sesuatu yg kita rasakan dg panca indra kita, segala sesuatu yg terbayangkan didalam benak kita.. Namun dia akan tetap menjadi Tuhan yang kita sebut Allah SWT, apakah dia ada yg menyembah ataupun tidak namun dia tetap tuhan Yaitu Allah SWT. kemudian Allah SWT ciptakan para nabi2 yg mulia keatas alam dunia untuk memperkenalkan Bahwa ada zat yg maha kuasa yg menciptakan segala sesuatu yg Baharu wajib kita yakini yatu Allah SWT melalui perantara Para Nabi dan Rasulnya bahwa tuhan kita adalah Allah… seperti yg disebutkan disemua kitab2 suci Al-Qur’an maupun kitab2 terdahulu.

    jadi salah secara logikanya kalau zat yg bersifat Qidam belum menjadi Tuhan karena belum bernama Allah, kalau tidak ada yg menyembahnya maka dia bukan tuhan, itu jelas salah secara Hakikat, yg jelas ada atau tidak yg menyembahnya ada atau tidaknya alam segala sesuatu yg Baharu ini dia tetap Allah tuhan. jadi mohon anda gali lagi ilmu-ilmu yang mempelajari tentang zat, sifat Allah… SWT ini. Terimakasih Assalaamu’alaikum.

    Suka

    • Wa alaikum salam, penjelasan anda bnr dan tdk salah, tdk ada perdebatan dalam hakikat, yg ada sedikit kesalapahaman, kalimat pembuka diatas itu mengandung sedikit aspek balaga ( salah satu dari alat tatabahasa ) kita mengambil satu contoh simple , ingat hanya contoh sebagai pendekatan pengertian saja ” mobil, sebelum tdk ada mobil dan belum ada yg mengenal mobil ” apakah mobil tersebut bernama? , mobil adalah pengenalan kepada sesuatu, yg akan memberi pengertian dia tdk sama dgn motor.. jd tiap kita mengucapkan mobil, maka pengertian akan sesuatu itu akan sama.. Hadist Kudsi ” Aku Adalah perbendaharaan Yang Maha Tinggi, Aku ingin dikenali, maka Aku menciptakan Manusia untuk mengenaliku” kita lihat kalimatnya untuk mengenaliku, bukan untuk menyembahku, seperti hadist Rasulullah ” awaluddinu Ma’rifatullah” awal mula agama itu adalah mengenal Allah “.. jadi awal penciptaan Adalah mengenali Allah dulu, setelah Allah menciptakan Mahkluknya, Barulah Allah memperkenalkan dirinya, Akulah Allah yg telah menciptakanmu, Akulah Tuhanmu tiada Tuhan selain dari Padaku. berarti Allah sendiri yg memperkenalkan diriNya sebagai Tuhan dan bernama Allah, Sebelum Allah menciptakan Mahkluk, siapa yg mengenal Allah? Pengertian Tuhan dalam hakikat ” adalah sesembahan, yg disembah dan ada yg menyembahnya ” Sebelum Allah menjadikan diriNya Tuhan Atas Mahkluk, karena belum menciptakan Mahluknya, apakah Allah itu Tuhan? ( Tuhan adalah istilah untuk seseuatu yg disembah dan ada yg menyembahnya).Sebelum Ada Mahkluk, DIA adalah tetap dzat yg Maha tinggi, Kuhni dzat yg tdk ada ilmu yg mampu sampai kepada pengertian itu.

      Suka

      • hehehe membingungkan,,,,,,kalo misalkan Allah swt hanyalah Dzat dengan sifat ujudnya dan belum bernama Allah sebelum mencipta manusia, berarti nama Allah itu baru ada setelah diciptakanya manusia donk.baharu dunk nama Allah tuh dan otomatis tuhan itu baharu karena sebelumnya hanyala Dzat dengan sifat ujudnya,

        Suka

  18. ass.wr.wb. saudara cuma mau tanya ada sebahagian sufi di daerah saya kajian sampai ke pusaka 16,bisa di jelaskan.trimakasih sebelumnya!

    Suka

  19. kalo anda punya anak, baru anda bisa disebut bapak…walaupun anda tidak punya anak tetaplah anda anda…sehingga kedirian anda tidaklah mewajibkan adanya sesuatu yang lain,..ini sekedar tamsilan saja…semuanya hanya dalam nisbat hubungan,pembicaraan tentang Zat adalah sia-sia,karena Zat-Nya tidaklah bisa dijadikan objek pengetahuan manusia atau persepsi kita hanya bisa bicara tentang martabat atau yang disebut dengan munasabah/hubungan..sehingga hijab itu adalah persepsi,pembicaraan hakekat tidaklah meruntuhkan tataran Syariat..pembicaraan ini justru buat mereka yang syariatnya telah mapan.minimal dia paham bahwa syariat tidaklah berubah demikian juga hakekat tidaklah berubah…sehingga jika dikatakan janganlah menjual sesuatu,maknanya tidaklah berarti anda mesti membeli sesuatu..inilah yg disebut tidak melampaui batasan

    Suka

  20. AWALUDIN MAKRIFATULLOH ,,, AWAL MENGENAL AGAMA ADALAH MENGENAL ALLOH ,,,

    man arofa nafsahu fakadarofa robahu ,,, siapa yg mengenal diri nya maka akan mengenal tuhan nya ,,
    siapa yg bisa mengenal diri nya ,,, yaitu yg bisa merasakan muhamad dlam diri nya ,,

    setiap manusia adalah muhamad ,, ketika dia sudah menenali muhamad dlam dirinya diri nya (dlm bentuk rasa/bukan akal n logika )
    maka muhamad dlm diri nya yg akan mengenalkan alloh itu tadi ,,

    karna yg bisa bertemu allo(mikraj ) hanya muhamad ,,,,
    kadang di tingkat makrifat banyak yg salah langkah karna sudah bisa merasakan keberadaa alloh tanpa mengakuai keberadaan muhamad dlm diri nya ,,

    gerak akal kelakuan berbuatan semua adalag gerak muhamat , akal muhamat perbuatan muhamat ,, yg di gerakan aleh alloh ,,,

    Suka

  21. yang tak faham tak usah coment dulu lah. krna ini menyangkut maqam hakikat yg membutuhkn pemahaman yg mendalam berbeda dengan maqam syariat atau pun thariqat. di maqam ini termasuk dalam ilmu tauhid yg hanya ada di ilmu hakikat sehingga penyempurna bagi pelaksanaan syariat dan thariqat. smoga jdi pemahaman. wassalam

    Suka

  22. Assalamu alaikum….
    Saudaraku bang nafis ilmu yg perna kupelajari dlm buku pengenalan diri dan kebesarang Allah SWT.
    Pada suatu waktu 2 waliullah bersoal jawab tentang riwayat alam :
    Syeh abd Qadir jailani berkata :
    Wahai saudaraku ?, apakah yg pertama ada sblum ada nur muhammad ?, dn belum ada 7 susun langit dn 7 susun bumi. Artinya sbelum ada alam semesta.
    Saidina mukarramah menjawab : yg pertama ada sblum ada alam tercipta keadaan masih glap gulita, pda ssat itu sdah ada :
    Al Hyat /hidup tunggal , kemudian hidup berkata :
    Klau aku hambah manakah tuhan , dn klau aku tuhan manakah tuhan hambaku ?, nah kalau demikian akulah tuhan , tpi mna hamba yg menymbah pdaku ?, tba2 suara berkata : hai hidup sembalah aku, aku tuhan. Pda saat itu hidup mengetahui dan mendengar suara yg memanggilnya dan segera dijawab, siapa ini berkata2 dlm diriku ?, kmudia suara itu menjawab : sya adalah nyawa.
    Kemdian hidup kembli menjawab; hai nyawa kluarlh engkau mencari aku dn bila engkau dapatkan aku , mka engkau lah tuhanku , dn aku sembh pdamu , tpi bla engkau tdk dpatkn aku , mka akulah tuhan Allahmu.
    Mendengar ucpan itu nyawpun kluar mencri hidup dn tdk mungkin diketemukan, kmudian nywa mendengar suara: sebutlah nmaku dan aku menyebut namamu , setelah nyawa mendengar suara itu diapun sadar lalu menyembah dn bersujud serta mengucapkan kalimat : ASYHADU AN LAA ILAAHA ILAALA, kemudian hidup balas dengan ucpan: WA-ASYHDU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH.
    Jelslah bahwa Al Hayat ( hidup ) itu adalah zatnya Allah SWT, dn nyawa itu adalah muhammad , oleh martabat waliullah hidup kandung nyawa dn nyawa kandung hidup.
    Tubuh itu nur muhammad dn jels nyawa nur muhammad adalah nur Allah SWT. Hidup memencarkn cahaya namanya nur Allah , nyawa memancarkn cahaya namanya nur muhammad.
    Hidup zat Allah. menciptakn suci. nyawa nur Allah. muhammad sifat. Rasul ciptaan yg menciptakn suci-disucikan. Tubuh Adam adlah nur muhammad hamba diciptakn disucikan. Allah-muhammad tdak dapat dipisakan jadi tiga, dn tidak dpat dipisa-pisahkan (diceraikan).

    Silasila di bwah ini
    HIDUP
    ZAT
    ALLAH CAHAYA
    HIDUP NYAWA
    NUR
    ALLAH CAHAYA
    NYAWA TUBUH
    NUR MUHAMMAD

    ALLAH Ta’ala Muhammad Nur Allah Muhammad nur
    Namannya tuhan itu juga nyawa Muhammad itu jga tubuh
    HIDUP ADALAH itu pula Muhammad itu pula Adam
    Zat Tuhan dan baerasal dari Hidup . karena berasal dari nyawa.
    Hidup adalah satu.
    Barang siapa meragukan pada hal tesebut diatas belum sepunar kepercaannya kepada Allah TA’ala, kerena dia mergukan dirinya sendiri ( menurut para wali-wliullah.
    Kejadian nabi Adam .
    1. Jibril mengambil tanah datang dari kanan mengucapkn Alhamdulillah
    2. Mikail mengbil air datang dari muka mengucapkan subuhanallah
    3. Israfil mengambil api datang dari kiri mengucakan Allahuakbar
    4. Izrail mengambil Angin datang belakng mengucapkan lailha illallah
    • Tanah dijdikan daging dan kulit
    • Air dijadikan tulang dan urat
    • Api dijadikan hati dan darah
    • Angin dijadikan nafas(nyawa)
    Belum lagi sempurna . Allah SWT sempurnakan dengan lima sifat ;
    1. Penglihatan , 2. Pendengaran, 3.penciuman, 4. Perkataan , 5. Perasaan
    Dengan dimikian serentak bangunlah Adam, melihat sekelilingnya tidak ada sesuatu nampak yang terlihat olehnya hanyalah kalima: : LAA ILAAHA ILAALA MUHAMMADAR RASUULULLAH. Cahaya kalimat itu berkilau-kilau bagaikan perhiasan surga dn timbul tanda tanya dalam hati Nabi Adam: mengpa begini ? saya dijadikan oleh tuhan yg pertama-tama, tpi ada lagi nama yg mendahului sya. Seakan akan di nama itu kekasi Allah.
    Allah SWT maha mengetahui bisikan hati Nabi Adam dan Allah berkata pada jibril: kunjunglah pada Nabi Adam berikan keterangan yg sebaik-baiknya supaya jangan bimbang maka turunlah jibril menemui Nabi Adam sambi berkata : hai Nabi Adam engkau manusia di jadikan tuhan pertama. Aku berikan padamu walaupun Muhammad itu pertama-tama akan tetapi tuhan lahirkan ke dunia menjadi Nabi yg terakhir dan jadi penutup smua nabi2. Dan engkau Adam walupun tuhan jadikan engkau terkhir pd kejadian Muhammad , tpi engkaulah yg dihidupkan di atas bumi menjadi manusia pertma yg disebut ABU JASAD.
    Distulh Nabi Adam Ssdar serta menyatakan keyakinanya keimanan sambil mengucapakn : ASYHADU AN LAA ILAAHA ILAALA WA-ASYHDU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH. Dengan demikian Allah tempatkn Nabi Adam dalm surga sendirian . dengan kuasa Allah iambillah satu tulang rusuk Nabi Adam di bagian kirinya untuk dijdikan istrinya hawa mka tinggallah mereka beerdua di dlam surga.
    Iblis karena sakit hatinya disebabkan Nabi Adam , iblis berusaha merayu dan menggoda Adam dan hawa. Akhirnya keduanya tertipu sehinnga Allah SWT turukan dibumi
    Adam dan Hawa di bumi
    Mereka adakn perjodohan maka terciptalh empat anasir yg disebut . WADDU, WADDI, MANIY. MANIKAM. Itulah yg menjelma menjadi jasad tubuh manusia kejadian Nabi Adam semula.
    Kepada yg percaya dan beriman yg ingin mengenal kepada tuhan perhatikan hadist ini:
    Siapa mengenal dirinya , dia akan kenal Adam
    Siapa kenal Adam , dia telh kenal muhammad
    Siapamengenal muhammad, dai mengenal roh
    Siapa mengenal Roh, dia telah mengenal Allah SWT.
    Kejadian tubuh Muhammad, Adam dn manusai :
    Tubuh Muhammad itu terjadi : A-L-H-A-M-D-U
    ALIF, LAM, HA, MIN, DAL
    Dalam melalui sifat Allah Nur Cahaya sendiri tubuh adam terjadi : tanah , air, api. Angin
    Datang dari Allah melalui Nur Muhammad. Tubuh manusia terjadi dari : waddu , waddi , maniy , manikam . jelas lembaga manusia dari tiga cahaya : Nuurun’ala nuurin
    Saudaraku bang nafis bagaimana merut Abang nafis apakah betul smua diatas ? tlong di jawab bang…

    Suka

  23. “Alam semesta tidak lah ada, kecuali Nur Muhammad, Nur Muhammad daripada Allah ta’ala.
    Alam Semesta tidaklah ada kecuali rahmat, rahmat daripada Allah Ta’ala.”

    Assalamu’alaikum ustad. Ayahanda saya, sekaligus guru saya sudah berpulang tanggal 26 April 2014. permata yang Indah merupakan acuan beliau dalam membimbing kami (saya selaku anak dan murid).
    ” Kamu ibarat bejana, dan siapkan alas untuk bejana mu, karena ilmu yang akan turun ke bejana itu adalah ilmu yang mulia ”
    Insya Allah ilmu ini adalah ilmu yang mulia. Saya sudah melihat kakek (guru dari ayah saya) dan ayah saya meninggal dalam kondisi yang sangat mulia. Subhanallah.

    Allah berkehendak bahwa saya menemukan website ini hari ini, maka apakah ada kemungkinan saya bisa bertukar pikiran dengan ustadz mengenai ilmu ini. Semoga Allah ta’ala meridhoi.

    Suka

  24. Assalamu alaikum….
    Saudaraku bang nafis ilmu yg perna kupelajari dlm buku pengenalan diri dan kebesarang Allah SWT.
    Pada suatu waktu 2 waliullah bersoal jawab tentang riwayat alam :
    Syeh abd Qadir jailani berkata :
    Wahai saudaraku ?, apakah yg pertama ada sblum ada nur muhammad ?, dn belum ada 7 susun langit dn 7 susun bumi. Artinya sbelum ada alam semesta.
    Saidina mukarramah menjawab : yg pertama ada sblum ada alam tercipta keadaan masih glap gulita, pda ssat itu sdah ada :
    Al Hyat /hidup tunggal , kemudian hidup berkata :
    Klau aku hambah manakah tuhan , dn klau aku tuhan manakah tuhan hambaku ?, nah kalau demikian akulah tuhan , tpi mna hamba yg menymbah pdaku ?, tba2 suara berkata : hai hidup sembalah aku, aku tuhan. Pda saat itu hidup mengetahui dan mendengar suara yg memanggilnya dan segera dijawab, siapa ini berkata2 dlm diriku ?, kmudia suara itu menjawab : sya adalah nyawa.
    Kemdian hidup kembli menjawab; hai nyawa kluarlh engkau mencari aku dn bila engkau dapatkan aku , mka engkau lah tuhanku , dn aku sembh pdamu , tpi bla engkau tdk dpatkn aku , mka akulah tuhan Allahmu.
    Mendengar ucpan itu nyawpun kluar mencri hidup dn tdk mungkin diketemukan, kmudian nywa mendengar suara: sebutlah nmaku dan aku menyebut namamu , setelah nyawa mendengar suara itu diapun sadar lalu menyembah dn bersujud serta mengucapkan kalimat : ASYHADU AN LAA ILAAHA ILAALA, kemudian hidup balas dengan ucpan: WA-ASYHDU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH.
    Jelslah bahwa Al Hayat ( hidup ) itu adalah zatnya Allah SWT, dn nyawa itu adalah muhammad , oleh martabat waliullah hidup kandung nyawa dn nyawa kandung hidup.
    Tubuh itu nur muhammad dn jels nyawa nur muhammad adalah nur Allah SWT. Hidup memencarkn cahaya namanya nur Allah , nyawa memancarkn cahaya namanya nur muhammad.
    Hidup zat Allah. menciptakn suci. nyawa nur Allah. muhammad sifat. Rasul ciptaan yg menciptakn suci-disucikan. Tubuh Adam adlah nur muhammad hamba diciptakn disucikan. Allah-muhammad tdak dapat dipisakan jadi tiga, dn tidak dpat dipisa-pisahkan (diceraikan).

    Silasila di bwah ini
    HIDUP
    ZAT
    ALLAH CAHAYA
    HIDUP NYAWA
    NUR
    ALLAH CAHAYA
    NYAWA TUBUH
    NUR MUHAMMAD

    ALLAH Ta’ala Muhammad Nur Allah Muhammad nur
    Namannya tuhan itu juga nyawa Muhammad itu jga tubuh
    HIDUP ADALAH itu pula Muhammad itu pula Adam
    Zat Tuhan dan baerasal dari Hidup . karena berasal dari nyawa.
    Hidup adalah satu.
    Barang siapa meragukan pada hal tesebut diatas belum sepunar kepercaannya kepada Allah TA’ala, kerena dia mergukan dirinya sendiri ( menurut para wali-wliullah.
    Kejadian nabi Adam .
    1. Jibril mengambil tanah datang dari kanan mengucapkn Alhamdulillah
    2. Mikail mengbil air datang dari muka mengucapkan subuhanallah
    3. Israfil mengambil api datang dari kiri mengucakan Allahuakbar
    4. Izrail mengambil Angin datang belakng mengucapkan lailha illallah
    • Tanah dijdikan daging dan kulit
    • Air dijadikan tulang dan urat
    • Api dijadikan hati dan darah
    • Angin dijadikan nafas(nyawa)
    Belum lagi sempurna . Allah SWT sempurnakan dengan lima sifat ;
    1. Penglihatan , 2. Pendengaran, 3.penciuman, 4. Perkataan , 5. Perasaan
    Dengan dimikian serentak bangunlah Adam, melihat sekelilingnya tidak ada sesuatu nampak yang terlihat olehnya hanyalah kalima: : LAA ILAAHA ILAALA MUHAMMADAR RASUULULLAH. Cahaya kalimat itu berkilau-kilau bagaikan perhiasan surga dn timbul tanda tanya dalam hati Nabi Adam: mengpa begini ? saya dijadikan oleh tuhan yg pertama-tama, tpi ada lagi nama yg mendahului sya. Seakan akan di nama itu kekasi Allah.
    Allah SWT maha mengetahui bisikan hati Nabi Adam dan Allah berkata pada jibril: kunjunglah pada Nabi Adam berikan keterangan yg sebaik-baiknya supaya jangan bimbang maka turunlah jibril menemui Nabi Adam sambi berkata : hai Nabi Adam engkau manusia di jadikan tuhan pertama. Aku berikan padamu walaupun Muhammad itu pertama-tama akan tetapi tuhan lahirkan ke dunia menjadi Nabi yg terakhir dan jadi penutup smua nabi2. Dan engkau Adam walupun tuhan jadikan engkau terkhir pd kejadian Muhammad , tpi engkaulah yg dihidupkan di atas bumi menjadi manusia pertma yg disebut ABU JASAD.
    Distulh Nabi Adam Ssdar serta menyatakan keyakinanya keimanan sambil mengucapakn : ASYHADU AN LAA ILAAHA ILAALA WA-ASYHDU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH. Dengan demikian Allah tempatkn Nabi Adam dalm surga sendirian . dengan kuasa Allah iambillah satu tulang rusuk Nabi Adam di bagian kirinya untuk dijdikan istrinya hawa mka tinggallah mereka beerdua di dlam surga.
    Iblis karena sakit hatinya disebabkan Nabi Adam , iblis berusaha merayu dan menggoda Adam dan hawa. Akhirnya keduanya tertipu sehinnga Allah SWT turukan dibumi
    Adam dan Hawa di bumi
    Mereka adakn perjodohan maka terciptalh empat anasir yg disebut . WADDU, WADDI, MANIY. MANIKAM. Itulah yg menjelma menjadi jasad tubuh manusia kejadian Nabi Adam semula.
    Kepada yg percaya dan beriman yg ingin mengenal kepada tuhan perhatikan hadist ini:
    Siapa mengenal dirinya , dia akan kenal Adam
    Siapa kenal Adam , dia telh kenal muhammad
    Siapamengenal muhammad, dai mengenal roh
    Siapa mengenal Roh, dia telah mengenal Allah SWT.
    Kejadian tubuh Muhammad, Adam dn manusai :
    Tubuh Muhammad itu terjadi : A-L-H-A-M-D-U
    ALIF, LAM, HA, MIN, DAL
    Dalam melalui sifat Allah Nur Cahaya sendiri tubuh adam terjadi : tanah , air, api. Angin
    Datang dari Allah melalui Nur Muhammad. Tubuh manusia terjadi dari : waddu , waddi , maniy , manikam . jelas lembaga manusia dari tiga cahaya : Nuurun’ala nuurin
    Saudaraku bang nafis bagaimana menurut Abang nafis apakah betul smua diatas ? tlong di jawab bang…

    Suka

  25. Assalamualaikum…..benar dalam diri ini ada sesuatu yg datangnya dari ALLAH dan itu bukan ciptaannya. itu yg harus dikenali karena sesuatu itu yg akan kembali padaNYA. ……kang bole minta nomor hpnya kang ? mohon emailkan ke saya kang.

    Suka

  26. inilah ilmu ilham dari mimpi yg menciptakan mertabat tujuh, moga2 bukan dari iblis, moga dari Rasullillah SWT, dgn akal yg waras dan iktikad sifat 20 yg benar hingga bercampur dgn daging dan darah bisa menolak khayalan bathil dan akan dibukakan Allah taala rahsia dan ajaib,
    klau ambil salah satu dari sft 20. bersalahan dgn yg baru pun dapat tahu apa yg syirik. berhati2 dgn ilmu hakikat ini, klau tauhid kurang kemas akan tersesat dipengaruhi nafsu dan syaitan

    Suka

  27. Maaf, saya bingung dan pening. Terlalu tinggi pemahamannya jadi pusing.
    Buat saya dawamkan Syahadat dengan benar dan Taawudz sebagai bentuk kepasrahan mohon perlindungan. Ini jauh lebih penting dalam keseharian.
    Kelak ada pemahaman sendiri mengenai yang samar dan menyamarkan.
    Insya Allah.

    Suka

  28. Knp alloh ciptakan manusia, karena alloh butuh wujud, muhammad itu rasa alloh, nabi muhammad rosululloh itu contoh, manusia harus spt nabi muhammad, pribadi beliau itu rasa alloh, pribadi yg wajib diikuti oleh yg mengaku umatnya, melepaskan nafsu, agar ketika ajal jiwa kita bisa kmbali, kembali ke asal kita,dari tiada menjadi ada lalu jadi tiada lg,stlh itu buntu, allohu alam,

    Suka

  29. Assalamualaikum.
    Tiada bukti yg nyata saudara2ku terkecuali memang terjun dan tenggelam di samudra NUR MUHAMMAD. ini kisah nyata dan terbukti jika NUR MUHAMMAD adalah benar.aku adalah penganut NUR MUHAMMAD sejati sebab dengan percaya adanya NUR MUHAMMAD aku bisa bertemu dengan kekasih ALLAH tersebut dalam mimpiku dan akupun mengajak adik kandungku untuk mengikuti ini ..alhamdullilah dia juga bermimpi bertemu dengan rasullullah saw.
    Guru kami adalah seorang yg sederhana dan keturunan langsung dari pembuat kitab AD-DURRUN NAFIS ( Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari ) atau dikenal sebagai datu nafis asal kalsel.beliau tidak menyukai dunia ,hidup sederhana.karena itulah yg dicontohkan baginda nabi kita MUHAMMAD SAW kepada kita.
    Siapa yg kenal sama guru sekumpul asal martapura kalsel … beliau penganut setia NUR MUHAMMAD lho… ada ceramah beliau tentang NUR MUHAMMAD.jd ga perlu berdebat lagi…siapa percaya ya percaya siapa yg ga ya ga, karena dalam kubur kita jualah yg akan merasakan perihnya siksa kubur.
    Wassalam.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s